Siapakah yang mengedepankan Teori Mekah jelaskan salah satu alasannya

By On Tuesday, September 27th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Siapakah yang mengedepankan Teori Mekah jelaskan salah satu alasannya – Hallo ibu dan bapak semua, Thanks dah mau datang ke web www.situspanda.Com ini. Siang ini, kita di web situspanda dotcom ingin berbagi Q dan A yg wokeh yang membahas tentang Siapakah yang mengedepankan Teori Mekah jelaskan salah satu alasannya. Kami persilakan sista dan agan boleh cek yang setelah ini:

Unknown



5:30 PM

Artikel dan Makalah tentang Teori Sejarah Proses Masuknya Islam di Indonesia, Mekah, Gujarat, Persia, Cina – Proses masuknya agama Islam ke Indonesia tidak berlangsung secara revolusioner, cepat, dan tunggal, melainkan berevolusi, lambat-laun, dan sangat beragam. Menurut para sejarawan, teori-teori tentang kedatangan Islam ke Indonesia dapat dibagi menjadi:

a. Teori Mekah

Teori Mekah mengatakan bahwa proses masuknya Islam ke Indonesia adalah langsung dari Mekah atau Arab. Proses ini berlangsung pada abad pertama Hijriah atau abad ke-7 M. Tokoh yang memperkenalkan teori ini adalah Haji Abdul Karim Amrullah atau HAMKA, salah seorang ulama sekaligus sastrawan Indonesia. Hamka mengemukakan pendapatnya ini pada tahun 1958, saat orasi yang disampaikan pada dies natalis Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTIN) di Yogyakarta. Ia menolak seluruh anggapan para sarjana Barat yang mengemukakan bahwa Islam datang ke Indonesia tidak langsung dari Arab.

Bahan argumentasi yang dijadikan bahan rujukan HAMKA adalah sumber lokal Indonesia dan sumber Arab. Menurutnya, motivasi awal kedatangan orang Arab tidak dilandasi oleh nilai-nilai ekonomi, melainkan didorong oleh motivasi spirit penyebaran agama Islam. Dalam pandangan Hamka, jalur perdagangan antara Indonesia dengan Arab telah berlangsung jauh sebelum tarikh masehi.

Dalam hal ini, teori HAMKA merupakan sanggahan terhadap Teori Gujarat yang banyak kelemahan. Ia malah curiga terhadap prasangka-prasangka penulis orientalis Barat yang cenderung memojokkan Islam di Indonesia. Penulis Barat, kata HAMKA, melakukan upaya yang sangat sistematik untuk menghilangkan keyakinan negeri-negeri Melayu tentang hubungan rohani yang mesra antara mereka dengan tanah Arabsebagai sumber utama Islam di Indonesia dalam menimba ilmu agama. Dalam pandangan HAMKA, orang-orang Islam di Indonesia mendapatkan Islam dari orang- orang pertama (orang Arab), bukan dari hanya sekadar perdagangan.

Pandangan HAMKA ini hampir sama dengan Teori Sufi yang diungkapkan oleh A.H. Johns yang mengatakan bahwa para musafirlah (kaum pengembara) yang telah melakukan islamisasi awal di Indonesia. Kaum Sufi biasanya mengembara dari satu tempat ke tempat lainnya untuk mendirikan kumpulan atau perguruan tarekat.

b. Teori Gujarat

Teori Gujarat mengatakan bahwa proses kedatangan Islam ke Indonesia berasal dari Gujarat pada abad ke-7 H atau abad ke-13 M. Gujarat ini terletak di India bagain barat, berdekaran dengan Laut Arab. Tokoh yang menyosialisasikan teori ini kebanyakan adalah sarjana dari Belanda. Sarjana pertama yang mengemukakan teori ini adalah J. Pijnapel dari Universitas Leiden pada abad ke 19. Menurutnya, orang-orang Arab bermahzab Syafei telah bermukim di Gujarat dan Malabar sejak awal Hijriyyah (abad ke 7 Masehi), namun yang menyebarkan Islam ke Indonesia menurut Pijnapel bukanlah dari orang Arab langsung, melainkan pedagang Gujarat yang telah memeluk Islam dan berdagang ke dunia timur, termasuk Indonesia.

Dalam perkembangan selanjutnya, teori Pijnapel ini diamini dan disebarkan oleh seorang orientalis terkemuka Belanda, Snouck Hurgronje. Menurutnya, Islam telah lebih dulu berkembang di kota-kota pelabuhan Anak Benua India. Orangorang Gujarat telah lebih awal membuka hubungan dagang dengan Indonesia dibanding dengan pedagang Arab. Dalam pandangan Hurgronje, kedatangan orang Arab terjadi pada masa berikutnya. Orang-orang Arab yang datang ini kebanyakan adalah keturunan Nabi Muhammad yang menggunakan gelar “sayid” atau “syarif ” di di depan namanya.

Teori Gujarat kemudian juga dikembangkan oleh J.P. Moquetta (1912) yang memberikan argumentasi dengan batu nisan Sultan Malik Al-Saleh yang wafat pada tanggal 17 Dzulhijjah 831 H/1297 M di Pasai, Aceh. Menurutnya, batu nisan di Pasai dan makam Maulanan Malik Ibrahim yang wafat tahun 1419 di Gresik, Jawa Timur, memiliki bentuk yang sama dengan nisan yang terdapat di Kambay, Gujarat. Moquetta akhirnya berkesimpulan bahwa batu nisan tersebut diimpor dari Gujarat, atau setidaknya dibuat oleh orang Gujarat atau orang Indonesia yang telah belajar kaligrafi khas Gujarat. Alasan lainnya adalah kesamaan mahzab Syafei yang di anut masyarakat muslim di Gujarat dan Indonesia.

c. Teori Persia

Teori Persia mengatakan bahwa proses kedatangan Islam ke Indonesia berasal dari daerah Persia atau Parsi (kini Iran). Pencetus dari teori ini adalah Hoesein Djajadiningrat, sejarawan asal Banten. Dalam memberikan argumentasinya, Hoesein lebih menitikberatkan analisisnya pada kesamaan budaya dan tradisi yang berkembang antara masyarakat Parsi dan Indonesia. Tradisi tersebut antara lain: tradisi merayakan 10 Muharram atau Asyuro sebagai hari suci kaum Syiah atas kematian Husein bin Ali, cucu Nabi Muhammad, seperti yang berkembang dalam tradisi tabut di Pariaman di Sumatera Barat. Istilah “tabut” (keranda) diambil

dari bahasa Arab yang ditranslasi melalui bahasa Parsi.

Tradisi lain adalah ajaran mistik yang banyak kesamaan, misalnya antara ajaran Syekh Siti Jenar dari Jawa Tengah dengan ajaran sufi Al-Hallaj dari Persia. Bukan kebetulan, keduanya mati dihukum oleh penguasa setempat karena ajaran-ajarannya dinilai bertentangan dengan ketauhidan Islam (murtad) dan membahayakan stabilitas politik dan sosial. Alasan lain yang dikemukakan Hoesein yang sejalan dengan teori Moquetta, yaitu ada kesamaan seni kaligrafi pahat pada batu-batu nisan yang dipakai di kuburan Islam awal di Indonesia. Kesamaan lain adalah bahwa umat Islam Indonesia menganut mahzab Syafei, sama seperti kebanyak muslim di Iran.

d. Teori Cina

Teori Cina mengatakan bahwa proses kedatangan Islam ke Indonesia (khususnya di Jawa) berasal dari para perantau Cina. Orang Cina telah berhubungan dengan masyarakat Indonesia jauh sebelum Islam dikenal di Indonesia. Pada masa Hindu-Budha, etnis Cina atau Tiongkok telah berbaur dengan penduduk Indonesia—terutama melalui kontak dagang. Bahkan, ajaran Islam telah sampai di Cina pada abad ke-7 M, masa di mana agama ini baru berkembang. Sumanto Al Qurtuby dalam bukunya Arus Cina-Islam-Jawa menyatakan, menurut kronik masa Dinasti Tang (618-960) di daerah Kanton, Zhang-zhao, Quanzhou, dam pesisir Cina bagian selatan, telah terdapat sejumlah pemukiman Islam.

Teori Cina ini bila dilihat dari beberapa sumber luar negeri (kronik) maupun lokal (babad dan hikayat), dapat diterima. Bahkan menurut sejumlah sumber lokat tersebut ditulis bahwa raja Islam pertama di Jawa, yakni Raden Patah dari Bintoro Demak, merupakan keturunan Cina. Ibunya disebutkan berasal dari Campa, Cina bagian selatan (sekarang termasuk Vietnam). Berdasarkan Sajarah Banten dan Hikayat Hasanuddin, nama dan gelar raja-raja Demak beserta leluhurnya ditulis dengan menggunakan istilah Cina, seperti “Cek Ko Po”, “Jin Bun”, “Cek Ban Cun”, “Cun Ceh”, serta “Cu-cu”. Nama-nama seperti “Munggul” dan “Moechoel” ditafsirkan merupakan kata lain dari Mongol, sebuah wilayah di utara Cina yang berbatasan dengan Rusia.

Bukti-bukti lainnya adalah masjid-masjid tua yang bernilai arsitektur Tiongkok yang didirikan oleh komunitas Cina di berbagai tempat, terutama di Pulau Jawa. Pelabuhan penting sepanjang pada abad ke-15 seperti Gresik, misalnya, menurut catatan-catatan Cina, diduduki pertama-tama oleh para pelaut dan pedagang Cina.

Semua teori di atas masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihan tersendiri. Tidak ada kemutlakan dan kepastian yang jelas dalam masing-masing teori tersebut. Meminjam istilah Azyumardi Azra, sesungguhnya kedatangan Islam ke Indonesia datang dalam kompleksitas; artinya tidak berasal dari satu tempat, peran kelompok tunggal, dan tidak dalam waktu yang bersamaan.

Anda sekarang sudah mengetahui Teori Sejarah Proses Masuknya Islam di Indonesia. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Suwito, T. 2009. Sejarah : Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 368.

Tags :

Teori Masuknya Islam di Indonesia. Pengertian Teori Gujarat.

Top 1: Jelaskan siapa tokoh yang menyatakan bahwa Islam masuk

Pengarang: brainly.co.id – Peringkat 90

Ringkasan: tanggal berdirinya Jong Minahasa ​ . sejak nenek moyang dulu,Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani. namun faktanya saat Indonesia. … pada tahun ini masih mengimpor beras di negara lain, Di antara India ,Thailand, dan Vietnam .Menurut kalian apa penyebab Indonesia masih mengimpor dari negara lain kemudian Bagaimana upaya penyelesaiannya? ​ Kita tentu harus bangga sebagai bangsa Indonesia karena kita lahir da

Hasil pencarian yang cocok: Jelaskan siapa tokoh yang menyatakan bahwa Islam masuk ke Indoneia abad ke 13 danbagaimana pendapat beliau ​ · Jawaban · Jawaban · Sedang mencari … …

Top 2: sebutkan bukti bukti islam masuk pada abad ke 13 – Brainly.co.id

Pengarang: brainly.co.id – Peringkat 99

Ringkasan: Bukti-bukti Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13 yaitu:. 1. Catatan perjalanan Marcopolo yang menyatakan bahwa ia menjumpai Kerajaan Islam Ferlec [Perlak] di Aceh pada tahun 1292 M.. 2. Pernyataan K.F.H. Van Langen berdasarkan berita China telah menyebut adanya Kerajaan Pase [Pasai] di Aceh pada tahun 1298 M.. 3. Pendapat sarjana-sarjana Barat seperti R.A Kern, C. Snouck Hurgronje, dan Schrieke yang menyimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13. Pendapat ini berdasarkan ada

Hasil pencarian yang cocok: Snouck Hurgronje, dan Schrieke yang menyimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13. Pendapat ini berdasarkan adanya beberapa kerajaan Islam di … …

Top 3: 3 Teori Masuknya Islam ke Indonesia Lengkap – detikNews

Pengarang: news.detik.com – Peringkat 142

Ringkasan: Jakarta – Salah satu agama yang diakui di Indonesia adalah Islam. Agama ini diketahui berkembang sejak abad ke-13 hingga sekarang di Tanah Air. Lantas, bagaimana teori masuknya Islam ke Indonesia?Saat ini, ada 6 agama yang diakui di Indonesia, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Islam merupakan agama mayoritas di Indonesia.Berikut sejarah masuknya Islam di Indonesia lengkap dikutip dari buku ‘Sejarah Indonesia Masuknya Islam hingga Kolonialisme’ karya Ahmad Fakhri Hutau

Hasil pencarian yang cocok: 22 Jul 2020 — Dijelaskan bahwa Islam masuk ke Indonesia dari Persia singgah di Gujarat pada abad ke-13. Hal ini terbukti dari kebudayaan Indonesia yang … …

Top 4: Snouck Hurgronje, Tokoh Orientalis yang Mempopulerkan Teori Gujarat …

Pengarang: amp.kompas.com – Peringkat 192

Ringkasan: . Lihat FotoKemendikbud RI Snouck Hurgronje KOMPAS.com – Teori Gujarat merupakan salah satu dari beberapa teori yang menjelaskan tentang masuknya Islam di Nusantara.. Dalam teori Gujarat dijelaskan bahwa Islam masuk ke Nusantara dari Gujarat pada abad ke-13 masehi.. Islam dibawa oleh pedagang India muslim yang berlayar ke Nusantara untuk berdagang.. Tokoh Teori Gujarat. Dalam buku Sejarah Indonesia: Masuknya Islam hingga Kolonialisme [2020] karya Ahmad Fakhri Hutauruk, dijelaskan bahwa teori

Hasil pencarian yang cocok: 24 Jun 2020 — Van Leur berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia bukan abad ke-13, tapi abad ke-7. Sementara abad ke-13 merupakan perkembangan Islam di … …

Top 5: Teori-Teori Masuknya Islam ke Indonesia Beserta Tokohnya – Tirto.ID

Pengarang: amp.tirto.id – Peringkat 149

Ringkasan: tirto.id – Islam masuk ke Indonesia diyakini melalui perantaraan para pedagang muslim yang pelayarannya melintasi berbagai pulau di Nusantara. Mereka berasal dari berbagai wilayah, tak hanya Arab.Pada abad 5 masehi, perdagangan dan pelayaran antarbenua sudah ramai. Para pedagang muslim yang singgah di Indonesia tidak hanya berdagang semata, tetapi juga turut mendakwahkan ajaran Islam Meski begitu, sejarah awal masuknya Islam ke nusantara begitu kompleks sehingga memunculkan banyak teo

Hasil pencarian yang cocok: 20 Sep 2021 — Para tokoh pendukung teori Gujarat adalah G.W.J Drewes … …

Top 6: Teori Sejarah Masuknya Islam Di Indonesia | IAI An Nur Lampung

Pengarang: an-nur.ac.id – Peringkat 125

Ringkasan: . Di lihat dari proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia, ada tiga teori yang berkembang. Teori Gujarat, teori Makkah, dan teori Persia [Ahmad Mansur, 1996]. Ketiga teori tersebut, saling mengemukakan perspektif kapan masuknya Islam, asal negara, penyebar atau pembawa Islam ke Nusantara.. 1. Teori Mekah. Teori Mekah mengatakan bahwa proses masuknya Islam ke Indonesia adalah langsung dari Mekah atau Arab. Proses ini berlangsung pada abad pertama Hijriah atau abad ke-7 M. Tokoh yan

Hasil pencarian yang cocok: 5 Agu 2021 — Teori Gujarat mengatakan bahwa proses kedatangan Islam ke Indonesia berasal dari Gujarat pada abad ke-7 H atau abad ke-13 M. Gujarat ini … …

Top 7: Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia | kumparan.com

Pengarang: m.kumparan.com – Peringkat 144

Ringkasan: Berbicara tentang sejarah, pada umumnya generasi-generasi muda kita ini masih kurang sadar akan sejarah dan sampai beranggapan bahwa sejarah itu tidaklah penting. Nyatanya, negara kita yang mayoritas beragama Islam tak bisa dilepaskan dari sejarah. Islam muncul di Indonesia tidak secara cuma-cuma, melainkan melalui proses yang cukup panjang. Secara terminologis, sejarah diangkat dari bahasa Arab, syajaratun yang berarti pohon. Secara terminologis saja, kata ini sudah menggambarkan pendekatan ilm

Hasil pencarian yang cocok: 13 Mei 2018 — Teori Gujarat mengatakan bahwa proses kedatangan Islam ke Indonesia berasal dari Gujarat pada abad ke-7 H atau abad ke-13 M. Gujarat ini … …

Top 8: Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia dalam Tiga Teori | kumparan.com

Pengarang: m.kumparan.com – Peringkat 174

Ringkasan: Ilustrasi Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia Foto: UnsplashSejarah masuknya Islam di Indonesia hingga saat ini masih diperdebatkan. Beberapa sejarawan mengatakan bahwa masuknya Islam ke Indonesia pertama kali dibawa oleh para pedagang Arab. Akan tetapi, ada juga yang mengatakan bahwa Islam dibawa pertama kali oleh 9 wali atau yang dikenal dengan Wali Songo.Islam sendiri diketahui masuk pertama kali ke Indonesia sekitar abad ke-7 Masehi. Sebelum Islam, beberapa agama lain seperti Hindu dan Budha

Hasil pencarian yang cocok: 21 Feb 2020 — Beliau mengatakan bahwa masuknya Islam di Indonesia pertama kali dibawa oleh orang Arab sekitar abad ke-7 Masehi. …

Top 9: Sejarah Kelas 10 | 4 Teori Masuknya Islam ke Nusantara – Ruangguru

Pengarang: ruangguru.com – Peringkat 132

Ringkasan: . Sebelum menjadi agama yang paling banyak dianut oleh orang Indonesia, Islam adalah salah satu agama yang diperkirakan datang karena adanya pedagang yang singgah di Nusantara Squad. Lalu, bagaimana ya awal mula Islam masuk ke Nusantara? Supaya lebih jelas, yuk simak penjelasan tentang 4 teori masuknya Islam ke Nusantara. . Pedagang Arab [sumber: tugassekolah.com]. Para ahli sejarah memberikan 4 teori bagaimana proses masuknya Islam ke Nusantara. Masing-masing teori dijelaskan berda

Hasil pencarian yang cocok: 11 Apr 2018 — Teori ini menjelaskan bahwa kedatangan Islam ke Nusantara sekitar abad ke 13, melalui kontak para pedagang dan kerajaan Samudera Pasai yang … …

Pengarang: gramedia.com – Peringkat 116

Ringkasan: Teori Gujarat – Sebelum mengenal adanya sebuah agama, penduduk yang tinggal di tanah Nusantara menganut kepercayaan animisme dan dinamisme atau bisa dikatakan belum percaya akan adanya Tuhan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, Nusantara mulai didatangi oleh ajaran agama dan kebudayaan Hindu Buddha. Ajaran agama dan kebudayaan tersebut datang dari pernduduk yang berasal dari India, tetapi ada teori yang mengatakan bahwa yang menyebarkan ajaran agama dan kebudayaan Hindu Buddha adalah pendud

Hasil pencarian yang cocok: Mereka masuk ke Indonesia dengan membawa agama dan kebudayaan Islam. … J.P Moquetta menyatakan pendapat bahwa teori Gujarat ini memang benar bisa … …

Video liên quan

Saya berharap bahwa jawaban mengenai Siapakah yang mengedepankan Teori Mekah jelaskan salah satu alasannya ini berguna bagi kamu semua.

Apabila anda membutuhkan bantuan yang lain,bapak dan ibu bisa kontak kami via link kontak.

Siapakah yang mengedepankan Teori Mekah jelaskan salah satu alasannya | admin | 4.5