Mengapa buah sayur serta makanan yang ditempatkan di tempat terbuka cepat mengalami pembusukan

By On Thursday, September 22nd, 2022 Categories : Tanya Jawab

Mengapa buah sayur serta makanan yang ditempatkan di tempat terbuka cepat mengalami pembusukan – Halo Agan semua, Terima Kasih sudah berkunjung ke situs situspanda dotcom ini. Malam ini, saya di web situspanda dot com akan menampilkan Q dan A yang oke banget yang mengulas tentang Mengapa buah sayur serta makanan yang ditempatkan di tempat terbuka cepat mengalami pembusukan. Langsung saja tante dan om boleh cek yang setelah ini:

buah menjadi busuk selain disebabkan oleh bakteri yang berasal dari luar juga disebabkan oleh proses oksidasi yang terjadi di buah tersebut.

Kenapa buah yang sudah dipanen sering cepat terjadi pembusukan?

Sebaliknya, udara yang terlalu lembap juga bisa menjadi tempat bertumbuhnya mikroorganisme; seperti bakteri dan jamur. Ketika mikroorganisme ini tumbuh, maka ia akan melepaskan enzim yang mempercepat proses pembusukan. Buah dan sayuran yang juga terlalu banyak terkena sinar matahari, kulitnya akan mudah membusuk.

Mengapa perubahan buah yang segar menjadi busuk termasuk kedalam perubahan kimia?

Jawaban: perubahan buah termasuk perubahan kimia karena buah tersebut komposisi zatnya sudah berubah. pembusukan buah disebabkan oleh mikroorganisme.

Mengapa keberadaan sepotong buah busuk dalam sebuah wadah mendorong pematangan dan pembusukan cepat dari seluruh buah yang ada dalam wadah tersebut?

Proses pematangan buah ini disebabkan oleh gas etilen (C2H4), suatu hormon pada tumbuhan yang berfungsi dalam perkembangan bunga dan pematangan buah. Buah yang busuk melepaskan banyak gas etilen, mengenai buah2 lain di sekitarnya sehingga lebih cepat matang.

Mengapa buah sayur serta makanan yang ditempatkan di tempat terbuka cepat mengalami pembusukan?

Mengapa buah, sayur serta makanan harus ditempatkan di tempat terbuka agar cepat mengalami pembusukan? Jawab : Agar organisme pengurai seperti bakteri mudah masuk dan berkembang ke dalam sayur serta makanan, sehingga makanan lebih mudah terurai dan busuk.

Apakah pisang busuk termasuk perubahan kimia?

Pisang yang Membusuk Merupakan Contoh Perubahan Kimia Hal ini dikarenakan adanya proses peningkatan antioksidan dalam buah pisang.

Mengapa timbul bau tidak sedap dari buah sayur dan makanan yang mengalami pembusukan?

Bau yang tidak sedap berasal dari gas metan dan asam butirat hasil sekresi enzim yang berperan dalam proses pembusukan. Proses pembusukan terjadi akibat adanya aktivitas enzim yang merombak komponen bahan pangan hingga terbentuk senyawa yang aromanya tidak disukai.

Mengapa perubahan buah yang segar menjadi busuk termasuk ke dalam perubahan kimia?

Mengapa timbul bau yang tidak sedap dari buah dan sayur dan makanan yang mengalami pembusukan?

Tanya Tugas Sekolah Ke Guru Pintar

Home Forums > Pelajaran > IPA >

Discussion in ‘IPA’ started by Fatur Reizand, Mar 28, 2016.

ads

(You must log in or sign up to reply here.)

ads

Tanya Tugas Sekolah Ke Guru Pintar

Home Forums > Pelajaran > IPA >

BakteriPERTEMUAN 1Nama : Dina Putri AditamaAbsen : 10Kelas : X MIPA 3A. PENDAHULUANJawab : Bakteri biasanya tumbuh pada makanan yang kadar keasamannya rendah, seperti buahdan sayuran. Pada musim penghujan, bakteri dapat tumbuh dengan cepat karena kondisi tempatsekitarnya yang lembab. Hal ini menyebabkan terjadinya dekomposisi atau pembusukan.Dekomposisi pada makanan tampak dari penampilannya, baik itu warna, tekstur, bau, dan rasa.Makanan yang telah rusak biasanya memiliki warna yang tampak tidak segar, tekstur berubah,bau dan rasanya tidak sedap.1. Mengapa buah, sayur serta makanan harus ditempatkan di tempat terbuka agar cepatmengalami pembusukan?Jawab : Agar organisme pengurai seperti bakteri mudah masuk dan berkembang ke dalamsayur serta makanan, sehingga makanan lebih mudah terurai dan busuk.

End of preview. Want to read the entire page?

Upload your study docs or become a

Course Hero member to access this document

  • 10th-13th grade
  • Ilmu Pengetahuan Alam

Siswa

toloooonggg jwb

Qanda teacher – awayt

1. Buah sayur serta makanan harus ditempatkan di tempat terbuka agar cepat mengalami pembusukan … karena organisme pengurai seperti ulat dan jamur mudah  masuk dan berkembang di makanan, sehingga makanan mudah terurai dan menjadi busuk 2.Bau yang tidak sedap berasal dari gas metan dan asam butirat hasil sekresi enzim yang berperan dalam proses pembusukan. Proses pembusukan terjadi akibat adanya aktivitas enzim yang merombak komponen bahan pangan hingga terbentuk senyawa yang aromanya tidak disukai. Aroma atau bau tersebut merupakan gabungan dari sejumlah senyawa hasil proses pembusukan. Enzim akan merombak karbohidrat secara bertahap menjadi alkohol, hingga akhirnya terbentuk asam butirat dan gas metan. 3. ciri-ciri bakteri
1. Organisme multiselluler
2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel )
3. Umumnya tidak memiliki klorofil
4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara
0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki
ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron. Epulopiscium
fishelsoni berukuran diameter 80 μm dan
panjang 200-500 μm (0,2-0,5 mm) yang hidup
pada ikan. Bakte ini ditemukan hidup di usus
ikan sekitar Pulau Lizard, Queensland, Australia.
Thiomargarita namibiensis berukuran diameter
100-750 μm (0,1-0,75 mm). Bakteri ini
ditemukan di sebuah pantai di Namibia, Afrika.
5. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
6. Hidup bebas atau parasit
7. Hidup secara sendiri-sendiri (soliter) atau
berkelompok (koloni)
8. Hidup di lingkungan ekstrim seperti pada
mata air panas,kawah atau gambut dan hidup di
sekitar kita, mulai dari daerah tropis hingga
kutub, dataran rendah hingga pegunungan dan
juga pada tubuh kita
dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
9. Termasuk jenis organisme yang jumlahnya
melimpah
10. Hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan
dinding selnya mengandung peptidoglikan. 4. Bakteri yang membusukan makanan adalah :
Bakteri heterotrof adalah bakteri yang hidup dengan memperoleh makanan berupa zat organik dari lingkungannya. Bakteri jenis ini dapat merombak bahan organik menjadi bahan anorganik. Perombakan organik menjadi bahan anorganik terjadi melalui fermentasi atau respirasi. Proses perombakan ini biasanya menghasilkan gas – gas : CO2, H2, CH4 (metana), N2, H2S dan NH3 (amoniak). Diantara gas – gas yang dihasilkan ada yang mudah terbakar, yaitu : metana (CH4) dan gas hidrogen (H2). Kedua gas ini kemudian dijadikan bahan bakar yang dikenal dengan biogas. Zat – zat organik diperoleh dari sisa organik lain, sampah atau zat – zat yang terdapat di dalam tubuh organisme lain. Bakteri yang mendapatkan zat organik dari sampah, kotoran, bangkai, dan juga makanan kita, disebut sebagai bakteri saprofit (saprobe = sampah). Bakteri ini menguraikan zat – zat organik yang terkandung di dalam makanan menjadi zat – zat anorganik yaitu CO2, H2O, energi, dan mineral – mineral. Di dalam lingkungan, bakteri pembusuk ini berfungsi sebagai pengurai dan penyedia nutrien bagi tumbuhan. Bakteri ini penting pengomposan, namun merugikan jika terdapat pada makanan karena mengakibatkan makanan menjadi busuk. Bakteri Escherichia coli yang terdapat di dalam usus manusia juga hidup secara saprofit. Tanpa bakteri ini, kita akan sulit buang air. Bakteri ini juga menyediakan vitamin K bagi tubuh.

Kita harap semoga solusi dari pertanyaan tentang Mengapa buah sayur serta makanan yang ditempatkan di tempat terbuka cepat mengalami pembusukan di atas berguna untuk sista dan agan semuanya.

Kalau saja teman membutuhkan saran lain,om dan tante dapat hubungi saya lewat link contact us.

Mengapa buah sayur serta makanan yang ditempatkan di tempat terbuka cepat mengalami pembusukan | admin | 4.5