Jelaskan apa itu fungsi estetik kerajinan dari bahan alam

By On Wednesday, November 23rd, 2022 Categories : Tanya Jawab

Jelaskan apa itu fungsi estetik kerajinan dari bahan alam – Hallo Agan dan sista semua, Makasih banyak sudah mau datang di web situspanda ini. Di hari yang cerah ini, kami di web site situspanda pengen membagikan pertnyaan sekaligus jawabannya yang menarik yang membahas tentang Jelaskan apa itu fungsi estetik kerajinan dari bahan alam. Silahkan tante dan om boleh melihat yang di bawah ini:

Secara umum, jenis bahan dasar produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua macam kelompok, yaitu produk kerajinan dari bahan lunak dan produk kerajinan dari bahan keras. Beberapa kerajinan dan produk kerajinan bahan lunak akan coba kita uraikan pada ulasna kita kali ini sebagai bahan acuan dan tambahan ilmu yang diharapkan dapat mengeksplorasi hal lainnya dan untuk lebih jelasnya mari kita sama-sama menyimak ulasan singkat berikut ini.

Produk kerajinan pada umumnya labih banyak memanfaatkan bahan – bahan alam seperti tanah liat, serat alam, kayu, bambu, logam, batu, rotan, dan lainnya dan juga ada yang memanfaatkan bahan sintetis sebagai bahan dasar kerajinan seperti limbah kertas, plastik, atau karet. 

Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang memiliki sifat lunak dan beberapa bahan lunak yang dimanfaatkan dalam pembuatan produk kerajinan, adalah sebagai berikut.

Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami, tidak dicampur atau dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alami yang sering kita kenal adalah tanah liat, serat alam , dan kulit.

Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan bahan lunak buatan yang diolah menjadi lunak. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan pada bahan yang digunakan seperi, bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan sebagainya.

Berikut beberapa contoh kerajinan bahan lunak yang uraiannya adalah sebagai berikut;

  • Kerajinan tanah liat,
  • Kerajinan serat alam,
  • Kerajinan kulit,
  • Kerajinan gips, 
  • Kerajinan lilin,
  • Kerajinan sabun, dan
  • Kerajinan bubur kertas,

a. Kerajinan bahan lunak tanah liat.

Kerajinan bahan lunak dari tanah liat dikenal dengan kerajinan keramik, yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dasar tanah liat yang melalui proses, dipijit, butsir,pilin, pembakaran, dan glasir, sehingga menghasilkan produk pakai dan hiasan yang indah. Contohnya, seperti gerabah, vas bunga, guci, atau piring.

b. Kerajinan dari serat alam.

Kerajinan dari serat alam dapat menghasilkan kerajinan tangan dengan berbagai macma jenis, misalnya tas, dompet, topi, alas meja, dan tempat lampu yang dibuat dengan menggunakan teknik cara menganyam. 

Kerajinan ini berbahan dasar dari kulit yang seudah di samak, kulit mentah, atau kulit sintetis yang dapat menghasilkan beberapa macam produk, seperti tas, wayang kulit, sepatu, dompet dan jaket kulit. Kulit ini dapat diperoleh dari jenis-jenis hewan seperti sapi, kambing, kerbau, dan buaya.

d. Kerajinan dari bahan gips.

Gips merupakan bahan mineral yang tidak larut dalam air dalam waktu yang lama jika sudah mengering atau memadat. Proses pembuatannya harus dengan cara dicairkan dahulu dan dibuatkan cetakan jika hendak diproduksi dalam jumlah yang banyak.  Secara umum, untuk semua produk gips diperlukan cetakan yang dalam pembuatannya memerlukan bahan utama seperti silicone rubber, namun yang paling mudah dicari yaitu plastisin atau tanah liat. Fungsi kerajinan gips biasanya sebagia hiasan dinding, mainan, dan lainnya.

Proses pembuatan produk kerajinan dari bahan lilin bisa dikatakan cukup sederhana dan mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Jika kita hendak mengubah bentuknya menjadi benda kerajinan yang unik, cukup dengan cara dicairkan  dengan proses pemanasan di atas api atau kompor.

Kerajinan dari sabun sangat terbilang unik. Bahan yang digunakan adalah sabun tangan yang dapat diolah dengan dua cara, yaitu dengan cara diukir, dan membentuk sabun dengan cara diparut hingga menjadi bubuk, dicampur dengan sagu dan sedikit air, kemudian dibuat adnan baru seperti membuat bentuk dari plastilin. Produk yang dapat dihasilkan dari kerajinan ini yaitu bentuk binatang, buah, dan flora ukiran.

g. Kerajinan dari bubur kertas.

Kerajinan berbahan dasar kertas memanfaatkan sisa-sisa kertas yang bisa digunakan untuk membuat berbagai ragam karya kerajinan dengan cara dibuat bubur kertas untuk bahan dasar kerajinan. Proses pembuatan bubur kertas dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini.

  • digunting menjadi potongan kecil,
  • masukan diembar dan disiram dengan air hangat,
  • masukkan satu sendok garam untuk menghindari pembusukan,
  • diamkan selama 1-2 hari sampai lunak,
  • setelah lunak, saring menggunakan kain dengan cara keempat sudut kain disatukan lalu diplintir agar air terpisah dari ampasnya,
  • buang air perasan kertas dan masukkan kembali potongan kertas yang sudah diperas kedalam wadah dan diremas hingga hancur dengan menambahkan sedikit air, 
  • buat larutan pasta dengan mencampur 2 sendok makan tepung kanji dengan air secukupnya, dan
  • campur adonan kertas dengan larutan pasta lalu remas hingga rata dan akan menghasilkan adonan bubur kertas yang liat sehingga mudah dibentuk.

Fungsi produk kerajinan bahan lunak dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebagai benda pakai dan fungsi karya benda hias.

a. Fungsi kerajinan benda pakai.

Karya kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, atau dikenakan sebagai pelengkap busana. Contoh seperti sendal, keranjang dan alas kaki atau alas meja.

b. Fungsi kerajinan benda hias.

Karya kerajinan sebagai benda hias meliputi segala bentuk kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk dipajang atau dijadikan hiasan atau elemen estetis. Contohnya, seperti hiasan dinding yang  digantung pada tembok rumah, di meja ruang tamu seperti pot bunga dari bahan sintetis, dan lainnya.

Itulah pemaparan singkat tentang pengertian, jenis, fungsi dan contoh kerajinan bahan lunak, semoga bermanfaat dan terimakasih.

Sumber: Prakarya-Kemendikbud_RI-2019

Sejumlah tas dan penutup kepala hasil kerajinan tangan dipamerkan dalam Festival Panen Raya Nusantara di Taman Menteng, Jakarta, Jumat (13/10). Festival tersebut menampilkan berbagai macam produk nusantara. (Liputan6.com/Angga Yunair)

Liputan6.com, Jakarta Kerajinan fungsi hias sudah dikembangkan sejak lama di berbagai negara termasuk pula Indonesia. Beberapa daerah terkadang memiliki kerajinan fungsi hias dengan keistimewaannya masing-masing.

Kerajinan tangan merupakan salah satu keterampilan menghasilkan benda yang memenuhi nilai tertentu dan memiliki nilai seni. Salah satu jenis kerajinan tangan adalah kerajinan fungsi hias. Seperti namanya kerajinan ini merupakan kerajinan yang dibuat atas dasar nilai pengihas atau keindahan.

Kerajinan hias dibuat dari berbagai bahan dengan teknik pembuatan yang beragam. Beberapa contoh dari kerajinan hias diantaranya seperti patung, lukisan, miniatur, bunga, dan berbagai benda yang memiliki nilai estetika.

Berikut ulasan mengenai kerajinan fungsi hias yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (28/3/2019).

Sejumlah tas dan pajangan dekorasi rumah hasil kerajinan tangan dipamerkan dalam Festival Panen Raya Nusantara di Taman Menteng, Jakarta, Jumat (13/10). Festival ini diadakan hingga 15 Oktober mendatang. (Liputan6.com/Angga Yunair)

Pada dasarnya, kerajinan tangan memiliki dua fungsi yaitu fungsi pakai dan fungsi hias. kerajinan fungsi pakai adalah kerajinan yang hanya mengutamakan kegunaan dari benda yang dihasilkan tersebut dan memiliki nilai estetika sebagai tambahan agar lebih menarik.

Sedangkan kerajinan fungsi hias adalah kerajinan yang mengutamakan keindahan tanpa memperhatikan fungsi pemakaian dari barang tersebut. Kerajinan fungsi hias dibuat semata-mata sebagai hiasan pada suatu benda atau sebagai pajangan suatu ruang dengan memperhatikan nilai estetika tertentu.

Nilai estetik dalam kerajinan fungsi hias dilihat dari segi bentuk,warna ragam hias, dan komposisi. Dari segi bentuk disuguhkan aneka ragam bentuk, sesuai fungsi yaitu sebagai produk hiasan, baik bentuk dua atau tiga dimensi.

Kerajinan fungsi hias juga dapat dimodifikasi sedemikian rupa agar menciptakan nilai lebih pada benda tersebut. Modifikasi adalah mengubah,menggayakan,menambah atau menyederhanakan bentuk,memadukan aneka bahan, mengatur ulang komposisi warna, motif,dan menciptakan karya baru yang sangat berbeda dari asalnya.

Sejumlah ibu membuat kerajinan tangan dari koran bekas di Kampung Sirnasari, Tanah Baru, Bogor, Rabu (13/2). Industri rumahan tersebut mampu menyumbangkan pendapatan hingga Rp 1,5 juta/bulan bagi setiap keluarga. (Merdeka.com/Arie Basuki)

Bahan Alami

Bahan alami merupakan bahan yang didapat langsung dari alam. Bahan alami tersebar di alam, baik di darat, di bawah tanah, maupun di bawah laut. Bahan alam yang dapat digunakan untuk produk kerajinan di antaranya tanah liat, serat, batu, kayu, bambu, rotan, kulit, logam, batu, atau kerang-kerangan.

Keunikan dari bahan alami misalnya seperti tanah liat yang memiliki tekstur halus dan elastis. Serat batang pisang memiliki tekstur kasar dan berwana cokelat bergradasi. Kayu bersifat keras dan memiliki warna.

Bambu dan rotan memiliki sifat lentur dan kuat. Kulit hewan memiliki tesktur permukaan kulit menarik dengan menampilkan warna-warna alaminya. Logam emas, perak atau perunggu memiliki kesan mewah dan kuat. Batu memiliki aneka warna yang indah.

Contoh dari kerajinan fungsi hias bahan alami adalah miniatur kendaraan yang terbuat dari kayu atau patung yang dipahat dari batu alam.

Bahan Buatan

Bahan buatan merupakan bahan yang diolah oleh manusia menggunakan bahan kimia dan campuran lainnya. Paduan dari bahan buatan ini bukan berasal dari alam karena merupakamn bentuk duplikasi dari bahan alami itu sendiri.

Bahan buatan yang biasa digunakan sebagai bahan kerajinan fungsi hias antara lain seperti lilin, gips, sabun, atau fiberglass. Keunikan yang dimiliki oleh bahan buatan misalnya adalah lilin dan gips yang mempunyai tekstur mudah dibentuk dan lembut.

Contoh dari kerajinan fungsi hias bahan buatan adalah patung dari gips atau lilin.

Bahan Limbah

Kerajinan fungsi hias juga dapat terbuat dari bahan limbah. Bahan limbah dibagi menjadi dua jenis yaitu limbah organik dan limbah anorganik.

Limbah organik merupakan limbah yang dapat dengan mudah diuraikan atau mudah membusuk, contohnya kulit jagung,kertas/kardus, jerami,sisik ikan, cangkang kerang,tempurung kelapa. Sedangkan Limbah anorganik merupakan jenis limbah yang sangat sulit atau bahkan tidak bisa membusuk,contohnya karet ban,plastik, kaleng,stereofoam,kaca,logam, pecahan keramik.

Contoh dari kerajinan fungsi hias bahan limbah adalah lukisan dari sisik ikan, atau bunga dari kulit jagung.

Perajin menyelesaikan lukisan sampah kaleng bekas di Tanah Baru Depok, Jawa Barat, Rabu (13/2). Lukisan dengan memanfaatkan media sampah kaleng bekas tersebut selain hobi dan bisnis juga ikut menjaga kelestarian alam. Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dalam kerajinan fungsi hias selain unsur keunikan bahan, terdapat beberapa unsur penting yang membuat kerajinan fungsi hias memiliki nilai jual dan seni. Unsur-unsur tersebut meliputi:

Keterampilan tangan

Untuk menciptakan kerajinan fungsi hias yang bernilai seni diperlukan keterampilan tangan yang baik. Keterampilan tersebut meliputi merangkai dan menyusun bahan-bahan kerajinan menjadi benda yang memiliki fungsi hias.

Unsur Hias

Unsur hias dibuat dengan berbagai teknik seperti lukis,ukir, atau cetak. Ada dua jenis cara penerapan unsur hiasan pada produk kerajinan. Tang pertama, hiasan pada permukaan produk yaitu hiasan yang dibuat setelah produk kerajinan selesai dibuat. Sedangkan yang kedua adalah hiasan terstruktur yaitu hiasan yang dibentuk sejak awal kerajinan dibuat sehingga menyatu dengan produk itu sendiri.

Unsur Estetika

Estetika dalam kerajinan fungsi hias dilihat dari segi bentuk,warna ragam hias, dan komposisi. Produk kerajinan dibentuk berdasarkan pada proporsi, komposisi, keseimbangan dan kesatuan, irama, dan pusat perhatian sehingga dihasilkan produk kerajinan yang harmonis. Adanya unsur estetika pada karya kerajinan dapat meningkatkan nilai lebih pada produk kerajinan tersebut.

Kita berharap kiranya jawaban mengenai Jelaskan apa itu fungsi estetik kerajinan dari bahan alam ini ada gunanya bagi sista dan agan semua.

Apabila om dan tante butuh saran lebih lanjut,sista dan agan boleh kirim pertanyaan kita melalui link kontak kami.

Jelaskan apa itu fungsi estetik kerajinan dari bahan alam | admin | 4.5