Ilmu yang mempelajari tentang proses pemetaan

By On Sunday, August 14th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Ilmu yang mempelajari tentang proses pemetaan – Hallo teman semua, Makasih banyak dah mau berkunjung ke web situspanda dotcom ini. Saat ini, kami di situs situspanda mau memberikan ulasan yg mantab yang membahas tentang Ilmu yang mempelajari tentang proses pemetaan. Sebaiknya sobs dapat simak yang dibawah ini:

Ilmu yang mempelajari tentang pemetaan disebut …

A. geografi

B. biologi

C. kartografi

D. geologi

E. sejarah

Pembahasan

Kartografi adalah ilmu yang mempelajari tentang proses pemetaan.

Jawaban

Maka jawaban yang tepat adalah C.

See also Aktiva dibawah ini yang tidak termasuk dalam kas adalah

Ilmu yang mempelajari tentang pemetaan disebut ….
geografi
biologi
kartografi
geologi

sejarah

Untuk Adik-adik yang ingin mendapatkan jawaban dari pertanyaan tentang Ilmu Yang Mempelajari Tentang Pemetaan Disebut, Kamu bisa menyimak jawaban yang tersedia, dan harapan kami jawaban dibawah ini mampu membantu kamu menyelesaikan pertanyaan Ilmu Yang Mempelajari Tentang Pemetaan Disebut.

Pembahasan: Ilmu Yang Mempelajari Tentang Pemetaan Disebut
Kartografi adalah ilmu yang mempelajari tentang proses pemetaan. Maka, jawaban yang tepat untuk soal ini adalah C.

Jalan keluar dari maslaha Ilmu Yang Mempelajari Tentang Pemetaan Disebut diatas, Semoga dapat menambah wawasan kalian semua.

Ilmu pengetahuan merupakan hal luar biasa yang sangat berharga bagi manusia. bagaimanapun ilmu pengetahuan merupakan sesuatu yang diburu oleh manusia di berbagai penjuru dunia dan berbagai usia melalui kegiatan pendidikan. Mengapa ilmu pengetahuan sangat diburu? Karena ilmu pengetahuan sangat penting. Manusia hidup di dunia dengan berpedoman pada ilmu pengetahuan. Untuk membuat sesuatu, untuk mengerjakan sesuatu, untuk mengerti hal- hal di dunia ini, hingga untuk berinteraksi dengan manusa lain sadar atau tidak manusia memerlukan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan tidak hanya apa yang kita dapatkan di bangku sekolah saja, namun segala sesuatu yang kita dapatkan yang mana membuat kita semakin mengerti dan hidup lebih baik, hal itu disebut dengan ilmu pengetahuan.

Berbicara mengenai ilmu pengetahuan yang kita dapatkan di bangku sekolah, maka kita akan menemukan berbagai macam cabang ilmu. Hal ini akan tersedia ketika kita memasuki perguruan tinggi. jika dibangku sekolah kita akan mendapatkan berbagai macam pelajaran yang diprogramkan dari sekolah, tanpa kita menyadari cabang ilmu tersebut. Namun ketika kita dihadapkan dengan bangku perguruan tinggi kita baru pusing bahwa ternyata cabang ilmu banyak sekali dan masing- masing mempunyai ranahnya sendiri. Salah satu cabang ilmu yang kita kenal adalah Geografi.

Geografi

Geografi merupakan cabang ilmu yang mempelajari mengenai lokasi serta persamaan dan perbedaan keruangan atas fenomena [baca: fenomena alam yang menakjubkan] fisik dan juga manusia di atas permukaan Bumi [baca: kerak Bumi]. Geografi diajarkan di bangku sekolahan dalam kelompok Ilmu Pengetahuan Sosial. Geografi juga mempunyai beberapa cabangnya sendiri. Beberapa cabang ilmu geografi antara lain adalah geografi fisik, geografi teknik dan geografi manusia.

Namun dari ketiga cabang tersebuk dapat dipecah lagi ke dalam kelompok- kelompok yang jumlahnya sangat banyak. Salah satu cabang ilmu geografi yang dikenal adalah geografi teknik. Kita akan membahas mengenai cabang geografi teknik.

Cabang Ilmu Geografi Teknik

Geografi teknik merupakan salah satu cabang ilmu geografi yang terkenal. Cabang geografi teknik ini mempelajari cara memvisualisasikan dan menganalisis data serta geografis dalam bentuk peta [baca: inset peta], diagram, foto udara dan citra hasil penginderaan jauh. Geografi teknik ini mempunyai cabang- cabang lagi yakni sebagai berikut:

Cabang ilmu geografi teknik yang pertama adalah kartografi. Kartografi merupakan ilmu dan seni membuat peta yang menyajikan hasil- hasil ukuran dan pengumpulan data dari berbagai unsur permukaan Bumi [baca: inti Bumi] yang telah dilakukan oleh surveyor, geograf, kartograf dan lain sebagainya,

Selain kartografi, cabang ilmu geografi teknik lainnya adalah penginderaan jauh. Penginderaan jauh merupakan ilmu dan seni memperoleh informasi mengenai suatu objek, daerah, atau gejala dengan menganalisis data yang diperoleh menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap objek, daerah atau gejala yang dikaji.

  1. Sistem Informasi Geografis [SIG]

Cabang ilmu geografi teknik yang selanjutnya adalah sistem informasi geografis atau SIG. Mengenai SIG pasti sudah seringkali kita dengar, karena sekarang adalah zaman pemetaan elektronik. Sistem Informasi Geografis atau SIG merupakan sistem informasi berbasis komputer yang dapat menyimpan, mengelola, memproses serta menganalisis data geografis dan non geografis [baca: letak astronomis dan geografis Indonesia] serta menyediakan informasi dan grafis secara terpadu. Hasil dari sistem informasi geografis ini merupakan sesuatu yang banyak dipakai di era sekarang ini, dimana era semakin canggih menggunakan teknologi.

Itulah beberapa cabang dari ilmu geografi teknik yang kita gunakan dalam kehidupan sehari- hari. Meski tidak kita rasakah secara langsung, namun kehadiran ilmu geografi teknik ini sangatlah membantu manusia untuk menjalani berbagai aktivitas sehari- hari.

Didalam ilmu pelajaran geografi sering kita temukan mengenai beberapa pengelompokan fenomena alam berdasarkan cabang-cabang dalam ilmu geografi. Geografi juga memiliki penjelasan berdasarkan penggunaan kata geografi yang pertama kali.

Orang yang pertama kali menggunakan kata ”geografi” adalah Erathosthenes [276-194 SM] yang berasal dari bahasa yunani yaitu Geographia yang artinya bumi menggambarkan adalah tentang bumi dan tanah-tanahnya, fitur, penduduk dan fenomena Sedangkan sejarah secara harfiah adalah “untuk mejelaskan atau menulis”.

Cabang -cabang ilmu geografi secara garis besar di bagi menjadi dua yaitu geografi fisik dan geografi manusia, namun dari ke dua cabang tersebut akan terbagi-bagi menjadi beberapa bagian lainnya.

Berikut adalah penjelasannya mengenai cabang-cabang ilmu geografi :

Geografi fisik adalah ilmu geografi yang mempelajari gejala fisik yang berasal dari permukaan bumi yaitu tanah, air, dan udara yang dengan berbagai prosesnya. Geografi fisik merupakan gejala alamiah permukaan bumi yang menjadi sebagai tempat hidup manusia.

Geografi fisik diantaranya adalah Geologi, Ilmu tanah, Geomorfologi Oseanografi dan Klimatologi. Berikut adalah penjelasannya.

1. Geologi

Geologi yaitu ilmu geografi yang mempelajari tentang suatu ilmu bumi berdasarkan struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, komposisinya dan proses pembentukannya atau yang biasa di sebut dengan ilmu batuan. Ini adalah contoh fenomena alam yang masuk ke cabang geologi yaitu :

  • sistem tata surya
  • gurun terluas di dunia

2. Ilmu tanah

Ilmu tanah adalah ilmu geografi yang mempelajari sifat-sifat fisik tanah dan segala sesuatu yang berhubungan dengan jenis tanah yang ada di alam.

3. Geomorfologi

Geomorfologi adalah ilmu geografi yang mempelajari mengenai proses secara ilmiah mengenai permukaan bumi dan proses-proses yang terjadi pada bagian-bagian dari bumi. Yang secara luas berhubungan dengan bentuk lahan.

4. Oseanografi

Oseanografi adalah ilmu geografi yang mempelajari ilmu yang mempelajari secara detail mengenai samudera dan lautan seperti struktur salinitas, pencampuran, arus rekayasa laut,ombak, sedimen kelautan dan lain-lain sebagainya.

5. Meteorologi dan Kilimatologi

Meteorologi dan Kilimatologi adalah ilmu geografi yang sama-sama mempelajari mengenai gejala cuaca dan iklim di indonesia serta iklim di seluruh dunia. Hasil penelitian dari  badan meteorologi dan kilimatologi adalah proses terjadinya pelangi.

Geografi Manusia

Geografi manusia adalah cabang geografi yang mempelajari tentang aspek keruangan yang dijadikan sebagai tempat terjadinya aktivitas manusia. Aspek-aspek yang akan di kaji dalam cabang ini adalah aktivitas manusia yang juga meliputi aktivitas ekonomi, kependudukan, aktivitas sosial dan budaya dan aktivitas politik.

Dalam pembelajaran aspek kemanusiaan geografi manusia terdiri dari geografi ekonomi, geografi pemukiman, geografi politik, dan geografi sosial. Berikut adalah penjelasannya

1. Geografi ekonomi

Geografi ekonomi adalah cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari berupa struktur keruangan aktivitas ekonomi. Titik berat kajiannya pada aspek keruangan struktur ekonomi masyarakat yang meliputi dalam bidang industri, pertanian, transportasi, komunikasi, perdagangan, jasa dan lain sebagainya.

2. Geografi permukiman

Geografi pemukiman adalah cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari perkembangan permukiman di suatu wilayah yang ada di seluruh permukaan bumi. Ilmu geografi ini membahas mengenai kapan permukiman itu akan di huni, faktor apa yang mempengaruhi perkembangan dan pola permukiman serta bentuk permukimannya.

3. Geografi politik

Geografi politik adalah cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari aspek keruangan pemerintah atau kenegaraan yang meliputi hubungan regional dan internasional, pemerintah atau kenegaraan di permukaan bumi. Dalam ilmu geografi politik dijadikan sebagai dasar perkembangan dan hubungan kenegaaraan.

4. Geografi sosial

Geografi sosial adalah cabang ilmu geografi yanng mempelajari hubungan sosial dengan struktur keruangan yang membahas mengenai ilmu sosial. Geografi sosial mengkaji mengenai kesehatan dan perlindungan, kriminalitas dan kemiskinan, dan variasi pergerakan sosial.

Setelah kita mempelajari cabang-cabang ilmu geografi secara garis besar, akan di jelaskan lagi mengenai cabang-cabang geografi berdasarkan bidang kajiannya, dan ilmu penunjang geografi. Berikut adalah penjelasannya .

Cabang Geografi Berdasarkan Bidang Kajiannya

1. Kartografi- Kartografi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai pemetaan atau representasi permukaan bumi dengan bentuk simbol yang abstrak yang tidak banyak kontroversi. Kartografi yaitu menyebabkan meluasnya kajian geografi.

2. Pitogeografi- Pitogeografi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai tanaman.

3. Zoogeografi- Zoogeografi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai hewan.

4. Antropogeografi- Antropogeografi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai manusia.

5. Geofisika- Geologi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai sifat-sifat bentuk bumi, seperti reaksi terhadap gaya, bentuk-bentuk bumi, dan medan potensial bumi [medan magnet dan gravitasi]. Dan selain itu geofisika juga menganalisis interior bumi seperti inti, mantel bumi, kulit bumi dan kandungan-kandungan alaminya.

6. Geodesi – Geodesi adalah cabang ilmu yang mempelajari mengenai pengukuran serta pemetaan permukaan bumi dan dasar laut.

7. Glasiologi- Glasiologi adalah cabang ilmu yang mempelajari mengenai tentang sifat-sifat fisika dan kimia yang berasal dari es dan salju.

8. Ilmu atmosfer- Ilmu atmosfer adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang bagian gas dari bumi atau atmosfer yaitu diantara permukaan bumi sampai ke lapisan eksofer. Ilmu atmosfer memiliki cabang utama yaitu klimatologi, meteorologi, aeronomi.

9. Kimia atmosfer- Kimia atmosfer adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang kimia atmosfer bumi dan planet-planet lain. Dalam bidang multidisiplin atmosfer melibatkan fisika, meteorologi, kimia lingkungan, pemodelan komputer, geologi, oseanografi, vulkanologi dan bidang-bidang lainnya. Penelitian yang dilakukan berhubungan dengan bidang ilmu lain seperti klimatologi [cuaca].

10. Hidrometeorologi- Hidrometeorologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang perubahan ilkim yang terjadi yang mencakup luas seluruh rentan sejarah bumi.

11. Biogeografi- Biogeografi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang keanekaragaman hayati yang berdasarkan ruang dan waktu. Biogeografi memiliki tujuan untuk mengungkapkan mengenai suatu organisme dan sesuatu yang mempengaruhi nya.

12. Paeleontologi- Paleontologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang sejarah kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi seperti hewan dan tumbuhan yang sudah di masa lampu dan sudah menjadi fosil.

13. Mikropaleontologi- Mikropaleontologi adalah cabang ilmu yang mempelajari mikrosofil yang hampir sama dengan paleonotologi

14. Geomikrobiologi- Geomikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang mempelajari interaksi mikroskopis dengan lingkungan anargonik yang bentuknys seperti batuan sedimen.Geomikro biologi merupakan gabungan dari geologi dan mikrobiologi dan biasanya geomikrobiologi berhubungan dengan mikroorganisme yang dalam akuifer dan suplai air minum pada umumnya

15. Hidrologi- Hidrologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang distribusi, pergerakan dan kualitas air di seluruh bumi. Orang yang menangani mengenai hidrologi disebut dengan hidrolog yan gbekerja dalam bidang ilmu bumi dan ilmu lingkungan, serta teknik lingkungan dan teknik sipil. Ilmu hidrologi juga menghasilkan fungsi air hujan bagi kehidupan makhluk hidup di seluruh dunia.

16. Limnologi- Limnologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang kajian menyeluruh mengenai kehidupan yang makhluk hidup yang ada diperairan dara. Keseimbangan bagi biologi perairan darat yang terutama perairan tawar. Bahkan dalam lingkup kajiannya sampai bisa mencakup perairan payau.

17. Hidrogeologi- Hidrogeologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang penyebaran dan pergerakan air tanah dalam tanah dan batuan yang ada di kerak bumi.

18. Geologi ekonomi- Geologi ekonomi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang berhubungan dengan material bumi yang dapat berfungsi untuk tujuan ekonomi atau industri.

19. Geologi rekayasa- Geologi rekayasa adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang ilmu geologi yang melakukan penerapan dalam bidang praktek rekayasa sebagai tujuan untuk menjamin faktor-faktor geologi yang mempengaruhi lokasi , konstruksi, desain, operasi dan perawatan pekerjaan rekayasa yang sudah dipersiapkan dengan matang.

20. Geologi lingkungan- Geologi lingkungan adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang pengelolaan sumber daya dan hidrogeologi yang diantaranya mineral, bakar fosil, air dan tata guna lahan.

21. Sedimentologi- Sedimentologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang terbentuknya lapisan tanah yang diakibatkan karena pengendapan tanah yang akan menyebabkan perpindahan ke tempat lain.

22. Geologi sejarah- Geologi sejarah adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang rekontruksi dan memahami sejarah bumi dengan menerapkan prinsip-prinsip geologi. Geologi sejarah ini berfokus pada proses-proses geologi dan evolusi tumbuhan dan binatang selama waktu yang berbeda dalam skala waktu geologi.

23. Geologi struktur- Geologi struktur adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang distribusi 3 dimensi tubuh batuan dan permukaan nya secara lengkap serta susunan internalnya.

24. Geokimia- Geokimia adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang komposisi-komposisi kimia bagian dari bumi.

25. Geofisika- Geofisika adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang bumi yang menggunakan kaidah dan prinsip-prinsip fisika. Untuk melakukan penelitian di bawah permukaan bumi dengan cara melakukan pengukuran diatas permukaan bumi dari parameter-parameter fisika yang di miliki oleh batuan di dalam bumi.

26. Geokronologi- Geokronologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang untuk menentukan umur absolut batuan, sedimen dan fosil dalam tingkat ketidakpastian tertentu yang ada pada metode yang digunakan.

27. Mineralogi- Mineralogi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang proses dan pembentukan mineral yang meneliti struktur kristal, sifat kimia, dan fisika dari mineral.

28. Kristalografi- Kristalografi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang percobaan sains yang digunakan untuk menentukan susunan atom dalam zat padat.

29. Petrologi- Petrologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang batuan dan kondisi pembentukannya

30. Vulkanologi- Vulkanologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang gunung berapi, magma, lava, serta fenomena geologi yang masih berhubungan. Fenomena Vulkanologi salah satunya  adalah gunung tertinggi di indonesia

31. Edafologi- Edafologi adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang ilmu kesuburan tanah. Edafologi merupakan ilmu tanah yang mempelajari peran tanah yang berfungsi sebagai pendukung kehidupan makhluk hidup terutama pada tumbuhan.

32. Pedologi- Pedologi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang lokasi yang mencakup persamaan dan perbedaan keruangan atas fenomena fisik dan manusia yang berada di atas permukaan bumi.

33. Oceanografi fisika- Oceanografi fisika adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang ciri fisik samudera, seperti suhu salinitas, ombak, pencampuran, pasang dan arus rekayasa laut.

34. Penginderaan jauh- Penginderaan jauh adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang ilmu dan seni yang menghasilkan informasi mengenai objek, gejala atau daerah. Dengan menganalisis menggunakan alat tanpa adanya kontak langsung dengan objek, gejala atau daerah yang sedang di analisis.

35. Sistem informasi geografis- Sistem informasi geografis adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang sistem informasi berbasis komputer yang dapat mengelola, memproses, menganalisis data geografis maupun nongeografis.

36. Palinologi- Palinologi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang polinomorf yang ada saat ini dan fosilny. Yang diantaranya sepura, serbuk sari, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecondont. Yang bersamaan dengan partikel material organik serta kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen.

37. Oceanografi kimia- Oceanografi kimia adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang ilmu kimia samudera dan interaksi kimianya dengan atmosfer.

38. Stratigrafi- Stratigrafi adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang ilmu sejarah yang membahas mengenai komposisi dan umur relatif serta distribusi pelapisan tanah dan interpretasi lapisan-lapisan batuan untuk menjelaskan sejarah bumi.

39. Geografi regional- Geografi regional adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang deskripsi yang menyeluruh antara aspek manusia dan aspek alam [lingkungan] yang mengenai interelasi, interaksi,  integrasi, dinatara aspek alam dan manusia.

40. Biologi laut- Biologi laut adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang ilmu mengenai tumbuhan, binatang, dan mikrobe[biota], samudera dan interaksi ekologi mereka.

41. Geologi laut- Geologi laut adalah cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang geologi dasar laut dan termasuk tektonik lempeng.

Berikut adalah penjelasan mengenai seluruh cabang-cabang geografi yang dijelaskan secara rinci agar anda bisa membedakan beberapa fenomena alam melalui cabang-cabang geografi.

Baca juga mengenai artikel geografi lainnya :

  • penyebab pemanasan global
  • fungsi danau
  • manfaat sungai
  • fungau hutan bakau

Video yang berhubungan

Kita harap semoga solusi terbaik tentang Ilmu yang mempelajari tentang proses pemetaan di atas ada gunanya bagi tante dan om semuanya.

Bila Agan dan sista membutuhkan bantuan yang lain,kalian dapat kirim pertanyaan saya lewat form kontak.

Ilmu yang mempelajari tentang proses pemetaan | admin | 4.5