Identifikasilah isi teks laporan hasil observasi susu sari kedelai

By On Sunday, August 14th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Identifikasilah isi teks laporan hasil observasi susu sari kedelai – Apa kabar teman semua, Makasih banyak dah mau berkunjung ke website www.situspanda.Com ini. Pagi ini, kita di web situspanda dotcom mau sharing pertanyaan & jawaban yang menarik yang membahas tentang Identifikasilah isi teks laporan hasil observasi susu sari kedelai. Kami persilakan sobs boleh menyimak yang setelah ini:

1.Jelaskan isi yang terkandung dalam teks laporan hasil observasi “Susu Sari Kedelai” dan “Susu Bear Brand”!2.Temukan 3 unsur kebahasaan yang terdapat dalam kedua teks tersebut! ​

Sebuah. Menggunakan kalimat terakhir

Misalnya, susu kedelai (soy juice) adalah istilah yang sering kita dengar dan Bear Brand Milk adalah susu sapi murni dan merupakan produk Nestlé yang tidak mengandung gula atau pengawet.

b) Penggunaan istilah dalam bidang ilmu tertentu Contoh protein, vitamin dan mineral.

C. Menggunakan Kata Kerja Aktif Alami untuk Menjelaskan Perilaku Contoh Bermanfaat, Disajikan

Materi Isi Laporan Hasil Observasi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA Part II – Hai adik adik yang baik, nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin memebagikan kepada adik adik mengenai materi yang sudah kakak siapkan materi ini merupakan materi dari mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Isi Laporan Hasil Observasi untuk adik adik yang duduk dibangku kelas X SMA/MA, semoga dengan adanya materi ini bisa memebantu adik adik ya.

Materi Isi Laporan Hasil Observasi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA Part II

Setelah mempelajari kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan kalian mampu menganalisis isi laporan hasil observasi dengan kritis , cermat dan mampu bekrja sama dengan teman.

1. Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang memiliki fungsi untuk memberikan informasi mengenai suatu objek atau situasi dan hal lain yang telah diamati, diinvestigasi, atau diteliti secara sistematis. Pengertian tersebut sejalan dengan pendapat Kosasih (2014, hlm.43) yang menyatakan bahwa laporan hasil observasi adalah teks yang mengemukakan fakta-fakta yang diperoleh melalui pengamatan.

Teks ini berisi hasil observasi dan analisis secara sistematis. Artinya, Teks laporan hasil observasi menyajikan informasi tentang suatu hal secara apa adanya, kemudian dikelompokkan lalu dianalisis secara sistematis sehingga dapat menjelaskan suatu hal secara terperinci dari sudut pandang keilmuan.

Baca juga – Soal Laporan Hasil Observasi

2. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi

  • Isi yang dibahas biasanya berupa ilmu tentang suatu objek atau konsep yang diobservasi.
  • Objek yang dibahas bersifat sangat umum sehingga menjelaskan ciri umum semua yang termasuk kelompok atau kategori objek yang diobservasi. Contohnya: museum, bukan spesifik salah satu benda yang dipajang di museum. Pantai, bukan hanya air laut atau pasir saja.
  • Bertujuan untuk menjelaskan sesuatu dari sudut pandang ilmu (pengetahuan).
  • Objek atau sesuatu hal yang diobservasi dijelaskan secara sistematis, terperinci, dan mengulas bagian-bagiannya, dan objektif (sesuai dengan kenyataan, tidak kurang dan tidak lebih).
  • Merinci objek atau hal yang diobservasi secara sistematis dari sudut pandang ilmu (saintifik) yang biasanya membagi penjabaran menjadi: definisi, klasifikasi, jabaran ciri objek.

3. Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi

Nurhanifah (2014, hlm. 19) mengemukakan bahwa teks laporan hasil observasi bertujuan untuk memberikan informasi umum tentang berbagai kelas benda atau sesuatu yang dicermati, seperti hewan, pepohonan, batu-batuan, telepon genggam, dan sebagainya.

Melalui penjabaran ciri laporan observasi yang sebelumnya telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa laporan hasil observasi disajikan dengan tujuan untuk menjelaskan sesuatu dari sudut pandang ilmu, memerinci objek atau hal yang diobservasi secara sistematis, terperinci dan mengulas bagian-bagiannya dengan objektif.

Objek Laporan Hasil Observasi bersifat sangat umum, sehingga menjelaskan ciri umum secara keseluruhan yang termasuk dalam kategori atau kelompok objek yang diobservasi. Laporan hasil observasi seharusnya disusun ketika kita telah melakukan pengamatan atau observasi.

Baca juga – Soal Isi dan Aspek Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi

4. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Bagian ini memuat definisi, kelompok/kelas, keterangan umum dan berbagai informasi tambahan mengenai subjek yang telah diobservasi. Pernyataan umum dapat berisi informasi umum mengenai nama latin hewan, asal-usul tanaman, jenis kelompok, dsb. Ciri kebahasaan yang digunakan pada bagian ini biasanya menggunakan istilah khusus dalam bidang tertentu. Sementara itu, definisi akan banyak menggunakan kata “adalah” dan “merupakan”. Penggunaan kata “yang” sebagai pembeda juga akan banyak ditemukan dalam kalimat definisi.

Merupakan perincian bagian-bagian yang membentuk kesatuan hal yang dilaporkan. Misalnya, jika binatang mencakup ciri fisik, habitat, makanan dan perilaku. Sementara itu, perincian bagian-bagian tumbuhan dapat berupa ciri fisik bunga, akar, buah, dsb. Perincian manfaat seperti kandungan nutrisi pada buah dapat dipaparkan juga pada bagian ini. Jika yang dilaporkan berupa objek, maka deskripsi bagian berisi klasifikasi objek dari berbagai segi dan deskripsi manfaat suatu objek hingga sifat-sifat khusus objek. Ciri bahasa bagian ini menggunakan kata khusus dan kalimat-kalimat yang menjelaskan (merinci). Deskripsi bagian juga banyak menggunakan istilah dalam bidang ilmu seperti: fotosintesis, simbiosis, dsb. Kalimat wajib menggunakan kata baku dan kalimat efektif. Kata sambung yang sering digunakan adalah: yaitu, dan, selain itu, di samping itu, dari segi.

Baca juga – Soal Identifikasi Teks Eksposisi

Berisi ringkasan umum mengenai hal yang dilaporkan (opsional).

5. Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

  • Melaporkan tanggung jawab sebuah tugas dan kegiatan pengamatan.
  • Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam pengamatan.
  • Sebagai sumber informasi terpercaya.
  • Sarana untuk pendokumentasian.

6. Sifat Teks Laporan Hasil Observasi

Teks hasil observasi memiliki 3 sifat, diantaranya adalah bersifat informatif, komunikatif, dan juga objektif. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat sebagai berikut.

  • Bersifat Informatif, artinya memberikan informasi yang berguna mengenai objek yang diamati kepada pembaca.
  • Bersifat Komunikatif, artinya teks tersebut menggunakan bahasa yang seolah-olah membuat kita sedang berkomunikasi dengan teks tersebut, tujuannya adalah agar isi laporan dalam teks lebih mudah dimengerti.
  • Bersifat Objektif, berarti teks laporan tersebut harus faktual dan berpatokan pada informasi yang sah tentang apa yang benar-benar terjadi.

Baca juga – Soal Struktur dan Kebahasaan Teks Eksposisi

  1. Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi informasi mengenai suatu hal berdasarkan fakta di lapangan. Teks ini biasanya digunakan untuk melaporkan hasil pengamatan.
  2. Teks laporan hasil observasi terdiri atas tiga bagian, yaitu definisi umum, definisi bagian, dan deskripsi manfaat.
  3. Fakta yang diperoleh dilengkapi dengan pendapat dan teori yang berkaitan dengan objek pengamatan agar dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini disebabkan karena teks ini bertujuan untuk menginformasikan pengetahuan mengenai suatu hal secara umum dengan jelas.
  4. Teks laporan hasil observasi bersifat informatif, komunikatif, dan objektif.

Baca juga – Soal Makna Tersirat dalam Teks Anekdot

1. Bacalah teks berikut dengan saksama! Teks pertama

Perkembangan zaman mengubah pola pikir dan olahrasa masyarakatnya. Mereka lebih cenderung menggandrungi hal-hal yang bersifat “dari luar” dan hampir meninggalkan tradisi yang kaya dengan nilai-nilai. Contohnya, prosesi upacara adat mapag penganten yang berasal dari Jawa Barat. Rata-rata generasi muda melengahkan nama upacara ini.

Hampir setiap daerah memiliki prosesi upacara dalam menyambut kedatangan pengantin. Salah satu yang mengundang perhatian adalah keseruan dari prosesi upacara adat mapag penganten yang berasal dari Jawa Barat. Prosesi ini biasanya tidak hanya ada dalam pesta pernikahan, tetapi kerap juga ditampilkan dalam menyambut kedatangan para pejabat atau tamu negara. Upacara Adat “mapag panganten” merupakan salah satu ritual yang menjadi bagian dari seluruh rangkaian upacara adat penyambutan dalam masyarakat Sunda. Kesenian ini melibatkan sejumlah pemain gamelan, penari, pembawa umbul-umbul, dan Ki Lengser (sering disebut “lengser” saja).

Baca juga – Soal Struktur dan Kebahasaaan Teks Anekdot

Gamelan dalam mapag penganten sebagai musik pengiring upacara. Gamelan merupakan kesenian yang memadukan berbagai alat musik. Gamelan Sunda terdiri atas bonang, saron panjang, jenglong, gong, kendang, suling, dan rebab. Jumlah pemainnya sesuai dengan jumlah instrumen yang dipakai. Penamaan pemain (nagaya) sesuai dengan instrumen yang dimainkannya ditambah kata tukang. Misalnya, pemain bonang disebut tukang bonang, pemain jenglong disebut tukang jenglong, dan seterusnya.

Untuk kelengkapan pemikat, gamelan mengiringi tarian Merak. Sesuai dengan nama tariannya, pakaian dan gerakannya menggambarkan kehidupan merak yaitu binatang sebesar ayam dengan bulunya yang halus, bermahkota di kepala dan selalu mengembangkan bulu ekor untuk menarik merak betina. Para penari memakai kain dan baju yang menggambarkan bentuk dan warna bulu-bulu merak seperti warna hijau, biru, dan hitam. Ditambah sepasang sayap yang melukiskan sayap atau ekor merak yang sedang dikembangkan serta mahkota motif burung merak.

Baca juga – Soal Nilai-Nilai dan Isi Hikayat

Selain musik dan tariannya, kehadiran Ki Lengser atau Mang lengser biasanya menjadi sosok yang menarik perhatian penonton atau tamu undangan. Ki Lengser, orang yang mengarahkan jalannya upacara tersebut. Begitu rombongan kedua mempelai datang ke gedung/tempat resepsi, lengser menyambut dan mengarahkan mereka ke kursi pelaminan dengan diiringi para penari dan pembawa umbul-umbul. Peran lengser ini dilakoni oleh seorang pria. Sosok lengser diperankan sebagai seorang kakek dengan pakaian yang dikenakan terdiri dari: baju kampret,celana pangsi dilengkapi dengan sarung yang diselendangkan, dan totopong (ikat kepala). Dengan memperlihatkan giginya yang ompong dan gerakan tari yang lucu, kehadirannya tak pelak mengundang tawa penonton/tamu undangan.

Upacara mapag panganten tidak berlangsung lama, karena fungsinya hanya untuk menyambut kedatangan kedua mempelai/pejabat/tamu negara dan mengantarkannya ke kursi pelaminan. Namun meski begitu, kehadirannya kerap ditunggu dan mengundang decak kagum banyak orang. (dokumen pribadi Yenni Elvira Syofyan).

Baca juga – Soal Nilai-Nilai dan Kebahasaan Teks Cerita

Orang Kanekes atau orang Baduy/Badui adalah suatu kelompok masyarakat adat sub-etnis Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Masyarakat Suku Badui di Banten termasuk salah satu suku yang menerapkan isolasi dari dunia luar. Itulah salah satu keunikan Suku Badui sehingga wajar mereka sangat menjaga betul ‘pikukuh’ atau ajaran mereka, entah berupa kepercayaan dan kebudayaan.

Karena belum mengenal kebudayaan luar, suku Badui Dalam masih memiliki budaya yang sangat asli. Mereka dikenal sangat taat mempertahankan adat istiadat dan warisan nenek moyangnya. Mereka memakai pakaian yang berwarna putih dengan ikat kepala putih serta membawa golok. Pakaian suku Badui Dalam pun tidak berkancing atau kerah. Uniknya, semua yang dipakai suku Badui Dalam adalah hasil produksi mereka sendiri. Biasanya para perempuan yang bertugas membuatnya. Mereka dilarang memakai pakaian modern. Selain itu, setiap kali bepergian, mereka tidak memakai kendaraan bahkan tidak memakai alas kaki dan terdiri atas kelompok kecil berjumlah 3-5 orang. Mereka dilarang menggunakan perangkat teknologi, seperti HP dan TV.

Suku ini memiliki kepercayaan yang dikenal Sunda Wiwitan (Sunda: berasal dari suku sunda, wiwitan: asli). Kepercayaan ini memuja arwah nenek moyang (animisme) yang pada selanjutnya kepercayaan mereka mendapat pengaruh dari Buddha dan Hindu. Kepercayaan suku ini merupakan refleksi kepercayaan masyarakat Sunda sebelum masuk agama Islam.

  • Materi Isi Laporan Hasil Observasi

Hingga saat ini, suku Badui Dalam tidak mengenal budaya baca tulis. Yang mereka tahu, ialah aksara Hanacaraka (aksara Sunda). Anak-anak suku Badui Dalam pun tidak bersekolah, kegiatannya hanya sekitar sawah dan kebun. Menurut mereka, inilah cara mereka melestarikan adat leluhurnya. Meskipun sejak pemerintahan Soeharto sampai sekarang sudah diadakan upaya untuk membujuk mereka agar mengizinkan pembangunan sekolah, tetapi mereka selalu menolak. Dengan demikian, banyak cerita atau sejarah mereka hanya ada di ingatan atau cerita lisan saja.

Badui Luar merupakan orang-orang yang telah keluar dari adat dan wilayah Badui Dalam. Ada beberapa hal yang menyebabkan dikeluarkanya warga Badui Dalam ke Badui Luar. Pada dasarnya, peraturan yang ada di Badui Luar dan Badui Dalam itu hampir sama, tetapi Badui Luar lebih mengenal teknologi dibanding Badui Dalam.

Sumber: http://faidatulhikmah.blogspot.com dengan penyesuaian

2. Berdasarkan kedua teks laporan hasil observasi tersebut dan hasil diskusi permasalahan sebelumnya, jawablah pertanyaan berikut!

3. Mencatat hal-hal ketika proses pengamatan objek untuk dilaporkan

Topik/ objek yang diamati : …………………………………………………………………

Cermati contoh teks laporan hasil observasi berikut ini!

Susu sari kedelai (sari kacang kedelai) merupakan istilah yang sudah sering kita dengar. Susu sari kedelai adalah minuman yang terbuat dari sari kedelai yang mempunyai banyak khasiat. Susu sari kedelai telah ada di Tiongkok selema ribuan tahun, tepatnya 1900 tahun lalu.

Baca juga – Soal Teks Negosiasi

Pada dasarnya susu sari kedelai berbeda dengan susu sapi. Susu sari kedelai mempunyai ciri–ciri, yaitu berwarna putih, rasanya manis, terbuat dari sari kacang kedelai (tumbuhan kedelai). Sedangkan susu sapi berasal dari hewan sapi yang mengandung kasein. Akan tetapi susu sari kedelai juga bisa dikonsumsi oleh orang yang alergi susu sapi, sehingga susu sari kedelai dapat menggantikan peran susu sapi.

Susu sari kedelai pada masa kini banyak memiliki variasi rasa diantaranya yaitu melon, cokelat, strawberi, duren, dan lain-lain. Susu sari kedelai boleh dikonsumsi oleh segala macam usia terkecuali balita. Susu sari kedelai biasanya dikonsumsi saat sarapan yang dihidangkan bersama roti atau kue, dan cocok dikonsumsi pada saat waktu santai dengan dipadukan dengan aneka jenis makanan ringan

Baca juga – Soal Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi

Susu sari kedelai banyak mengandung protein, vitamin B, vitamin C, mineral, zat senyawa anti aging, dan lain-lain. Dengan banyak kandungan gizi yang terdapat dalam susu sari kedelai maka dari itu susu sari kedelai juga mempunyai banyak manfaat diantaranya yaitu mencegah penuaan dini, menyegarkan tubuh, mengatasi intoleransi laktosa, mencegah hipertensi dan jantung koroner, mengurangi kadar kolesterol, mencegah diabetes, dan lain- lain.

Cermati contoh teks laporan hasil observasi!

Susu Bear Brand adalah susu sapi murni dan merupakan produk nestle yang tidak mengandung gula maupun zat pengawet. Jadi susu ini benar-benar 100% susu yang hanya disterilkan. Susu Bear Brand disajikan dalam kemasan yang berbentuk kaleng berwarna putih yang kemasannya bergambar beruang putih. Minuman ini dapat disajikan secara hangat maupun dingin.

Susu Bear Brand mengandung semua kebaikan susu dan nutrisi. Susu ini juga mengandung protein, vitamin, dan mineral. Susu Bear Brand dapat dikonsumsi tanpa perlu dimasak terlebih dahulu. Setiap kaleng susu Bear Brand berisi 100% susu murni berkualitas tinggi tanpa penambahan bahan pengawet dan telah mengalami proses sterilisasi sehingga dapat langsung diminum.

Susu Bear Brand aman diminum untuk semua usia kecuali bayi di bawah usia 1 tahun. Susu Bear Brand berkhasiat untuk menjaga daya tahan tubuh tiap saat. Hal itu karena susu Bear Brand ini dapat menghilangkan racun-racun yang masuk dalam tubuh kita baik udara tercemar yang kita hirup sehari-hari maupun dari makanan yang tidak mengikuti pola menu sehat.

Baca juga – Soal Berdebat Secara Santun

Jawablah pertanyaan- pertanyaan berikut untuk mengisi lembar kerja yang disediakan!

  1. Jelaskan isi yang terkandung dalam teks laporan hasil observasi “Susu Sari Kedelai” dan “Susu Bear Brand”!
  2. Identifikasilah perbedaan isi dari kedua teks laporan hasil observasi di atas!

Kunci Jawaban dan Pembahasan

1. Isi yang terkandung dalam teks laporan hasil observasi “Susu Sari Kedelai” dan “Susu Bear Brand”!

Pada Susu Sari Kedelai berisi Pengertian sari kedelai, ciri-ciri, variasi rasa dan kandungan susu kedelai, dan pada Susu Bear Brand berisi pengertian, penyajian, kandungan dan manfaat susu Bear Brand.

2. Perbedaan isi dari kedua teks laporan hasil observasi di atas adalah pada wacana Susu Bear Brand tidak memiliki varian rasa

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan dengan adanya Materi Isi Laporan Hasil Observasi Mapel Bahasa Indonesia kelas 10 SMA/MA Part II ini para siswa akan lebih semangat lagi dalam belajar demi meraih prestasi yang lebih baik. Selamat belajar!! 

Kita berharap kiranya jawaban tentang Identifikasilah isi teks laporan hasil observasi susu sari kedelai ini ada gunanya untuk teman semua.

Andaikan anda perlu saran lain,sobat dapat hubungi kami melalui link kontak kami.

Identifikasilah isi teks laporan hasil observasi susu sari kedelai | admin | 4.5