Buku panduan simpul tali temali pdf

By On Tuesday, November 15th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Buku panduan simpul tali temali pdf – Hallo teman semua, Met Datang di blog situspanda ini. Malam ini, kami di blog situspanda akan menampilkan info yang mantab yang menjelaskan tentang Buku panduan simpul tali temali pdf. Silahkan sista dan agan bisa simak yang berikut ini:

MAKALAH TUGAS PRAMUKAKELOMPOK 3Nama : Siti Nurjanah Fahmi Gustian Riki Maulana

SMK YAYASAN ISLAM TASIKMALAYA

Jl. K.H. Mamun Sodik No. 50 Tasikmalaya

  • Kata Pengantar

    Puji dan sukur kami haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas waktu dan

    kesempatan yang diberikan sehingga dapat menyelesaikan Makalah Tugas Pramuka ini

    dengan tepat pada waktunya.Tidak lupa kami sampaikan terimakasih untuk sebesar besar

    yang terlibat
    secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan Makalah Tugas

    Pramuka Tentang Tali Temali

    Kami menyadari dalam penyusunan makalah ini bisa dikatakan masih jauh dari kata

    sempurna untuk itu kami menunggu kritik dan saran yang membangun agar kedepannya kami

    bisa lebih baik lagi.

    Tasikmalaya, Maret 2016

    Penyusun

  • BABI

    PENDAHULUAN

    Macam-macam Simpul dalam Pramuka

    Pramuka memang sudah tidak asing dengan kata Simpul namun masih
    banyak anggota

    pramuka khususnya penggalang masih belum tau bagaimanakah cara membuat simpul simpul

    tersebut.

    Dalam tali temali, kita sering mencampur adukan antar tali, simpul dan ikatan. Hal ini

    sebenarnya berbeda sekali. Berikut perbedaannya :

    TALI = bendanya

    SIMPUL = antara tali dengan tali

    IKATAN = tali dengan benda lain (umpamanya dengan kayu dan sebagainya)

    PEMELIHARAAN TALI

    Pada jaman sekarang memang banyak tali tahan lapuk,
    umpamanya; tali plastic. Akan

    tetapi tidak jarang pula, kita akan menemukan tali yang mudah sekali lapuk. Untuk hal ini,

    kita perlu merawatnya dengan teliti.

    Beberapa jenis tali yang digunakan umumnya pada kepramukaan adalah tali yang terbuat dari

    bahan nylon, yang mempunyai kelemahan dan kekurangan. Kelebihannya antara lain:

    a. Ringan dan mudah diatur

    b. Mudah dibuat simpul dengan kekuatan tarik yang merata

    c. Mempunyai elastisitas yang tinggi dan
    meredan sentakan

    d. Menyerap sedikit air

    Serta kekurangan dari nylon yaitu:

    a. Tidak tahan terhadap panas

    b. Mudah meleleh pada temperature yang tinggi

    Agar tali tahan lama dan dapt dipergunakan untuk jangka waktu yang panjang tali harus dan

    perlu diberi perlakuan khusus setelah dipakai kegiatan. Lakukan beberapa langkah berikut

    untuk pemeliharaan tali:

    1. Kotoran/kerikil yang melekat pada tali dicuci dengan air dingin (tidak tahan terhadap

    panas)
    dan dikeringkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung (diangin-anginkan).

  • 2. Tali harus dijauhkan dari bahan-bahan yang merusak tali, misalnya; air accu, oil, minyak,

    bahan-bahan kimia,dll.

    3. Penyimpanan tali pada tempat/ruangan tertentu yang terhindar dari cahaya matahari secara

    langsung, dan diusahakan sirkulasi udara lancar dengan kelembaban rendah.

    4. Tali disimpan dalam keadaan kering dan digantung dalam bentuk lingkaran atau gulungan

    yang
    secara sederhana dan mudah diurai kembali

    Hasil bentukan dari tali, yaitu terdiri dari: simpul, ikat dan jerat. Simpul, ikatan, maupun jerat

    yang baik dan benar adalah simpul, ikatan, dan jerat yang dapat digunakan dengan kuat, tidak

    mudah lepas dan mudah untuk dilepas kembali. Dan kita akan membahasnya satu persatu.

    A. SIMPUL

    Simpul merupakan hasil bentukan dari tali atau dua utas tali. Macam-macam dari simpul

    yaitu:

    1. Simpul hidup/ topi

    Simpul
    hidup

    Simpul hidup berfungsi untuk mengikat suatu benda akan tetapi untuk melepasnya tidak

    susah biasanya di gunakan untuk mengikat hewan cara membuat

    Fungsi : Gunanya Untuk mengikat tiang.

    2. Simpul mati

    Simpul mati biasanya digunakan untuk mengakhiri suatu simpul. meskipun simpul ini terlihat

    mudah di buat namun banyak juga yang masih salah membuat simpul mati

    cara membuat:

  • Fungsi : Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar
    dan tidak licin.

    3. Simpul pangkal

    Simpul pangkal merupakan simpul yang sering digunakan untuk mengawali atau mengakhiri

    suatu simpul lain nya. contoh jika kita ingin membuat simpul palang maka langkah pertama

    kita harus pangkal terlebih dahulu pada salah satu tongkat.

    Cara membuat simpul pangkal ada dua yaitu dengan cara memebuat lingkaran dan dililitkan

    Dengan cara dililitkan

    Dengan cara membuat lingaktan

  • Fungsi : Gunanya untuk permulaan
    ikatan untuk mengikat tali pada tiang/kayu.

    4. Simpul jangkar

    Untuk membuat simpul jangkar atau cow hitch sangat mudah. Ada beberapa cara dalam

    membuat simpul jangkar. Cara yang paling umum dan dianjurkan adalah sebagai berikut:

    Lingkarkan ujung tali pada benda yang hendak ditali dari sebelah bawah benda(gambar 1)

    Lintaskan ujung tali di belakang badan tali (gambar 2)

    Lingkarkan ujung tali sekali lagi pada benda yang hendak ditali dari sebelah atas benda

    (gambar 3)

    Selipkan ujung tali sehingga sama dan sejajar dengan badan tali (gambar 4)

    Tarik kedua ujung tali sehingga simpul mengencang.

    Di samping cara tersebut di atas, bisa juga dengan langkah lain seperti gambar berikut:

    Bagi dua tali dan lingkarkan pada benda yang hendak ditali

    Tarik kedua badan tali (lihat tanda panah), sehingga seluruh tali masuk ke dalam sosok

  • Cara kedua ini tampak lebih mudah dan cepat namun memiliki keterbatasan terutama
    jika

    badan tali terlalu panjang akan sehingga memakan waktu ketika menarik badan tali hingga

    masuk ke dalam sosok. Karena itu cara kedua hanya direkomendasikan jika tali tidak terlalu

    panjang.

    Fungsi : Gunanya Untuk membuat tanduk darurat atau mengikat ember/timba.

    5. Simpul Tarik

    Simpul tiang (bowline knot) menhasilkan loop tali yang tidak bisa membesar/ mengecil lagi.

    Kegunaannya antara lain:

    Menambatkan tali pada tiang/ benda.

    Mengikat
    leher binatang agar tidak tercekik.

    Jika 2 simpul tiang dihubungkan bisa juga digunakan untuk menyambung tali.

    Cara membuat simpul tiang:

    Fungsi : Gunanya Untuk turun kejurang atau dari atas pohon.

  • 6. Simpul Laso

    Cara membuat:

    Fungsi :gunanya untuk mengikat leher binatang

    7. Simpul Anyam

    Untuk membuat simpul anyam atau sheet bend tidaklah sulit. Caranya adalah:

    1. Buatlah sosok pada ujung utas tali yang berukuran lebih besar (dalam
    gambar, tali

    berwarna biru)

    2. Masukkan ujung tali yang lebih kecil (merah) ke dalam sosok tali besar (biru) dari

    arah bawah

    3. Belitkan ujung tali kecil (merah) di bawah tali biru

    4. Sisipkan ujung tali merah ke bawah badan tali itu sendiri (gambar 3)

    Fungsi : Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam

    keadaan kering.

    8. Simpul Anyam Berganda

    Cara membuat:

  • Cara membuat simpul anyam berganda

    1.
    Tekuk ujung tali yang besar

    2. Masukkan ujung tali kecil (dari atas ke bawah), kemudian lingkarkan di bawah kedua

    utas tali besar yang ditekuk tadi (gambar 1)

    3. Selipkan ujung tali kecil di sela-sela antara tali besar dan kecil (gambar 2)

    4. Lingkarkan ujung tali kecil pada kedua utas tali besar seperti langkah kedua.

    5. Selipkan ujung tali kecil di sela-sela antara tali besar dan kecil lagi seperti langkah

    ketiga (gambar 3).

    6. Tarik dan eratkan kedua
    utas tali hingga simpul menjadi erat.

    Simpul anyam berganda telah selesai dibuat. Jika dicermati, mulai langkah pertama hingga

    ketiga di atas sama persis seperti membuat simpul anyam. Dan jika diakhir dilangkah tersebut

    (langkah ketiga; gambar 2), telah tercipta simpul anyam. Dan jika ingin membuat simpul

    anyam berganda tinggal dilanjutkan dengan langkah keempat dan kelima saja.

    Fungsi :gunnanya untuk menyambung dua utas tali yang ukurannya tidak sama besar yang

    basah dan atau tidak licin

    9. Anyaman rantai

    Cara membuatnya:

  • Fungsi :gunanya untuk memendekkan tali

    NB : 9 nomer di atas yang termasuk 10 simpul dasar

    10. Simpul Ujung Tali

    Fungsi : Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas.

    11. Simpul Tiang

    Untuk membuat simpul tiang caranya tidak sulit. Perhatikan terlebih dahulu gambar berikut:

    1. Pertama buatlah sosok di bagian tengah tali.

    2. Ujung tali dimasukkan ke
    dalam sosok dari arah bawah, kemudian ke atas tali di sisi

    lain sosok, dan terakhir lewatkan ke belakang (bawah) utas tali yang ada di sebelah

    atas sosok.

    3. Lingkarkan tali pada utas tali tersebut, kemudian masukkan ujung tali ke dalam sosok.

    4. Tarik kedua badan tali beserta ujung tali sehingga simpul menjadi erat.

    Fungsi : Gunanya Untuk mengikat benda hidup/leher binatang agar yang diikat tidak terjerat,

    dan untuk menambatkan tali pengikat binatang pada
    pohon agar binatang itu dapat bergerak

    bebas.

  • 12. Simpul Kembar/Nelayan

    Simpul nelayan, simpul kembar, simpul inggris, simpul portugis (fisherman’s knot)

    sebenarnya merupakan gabungan dari dua buah simpul hidup pada masing-masing ujung dari

    dua utas tali. Sehingga cara membuat simpul ini sebenarnya sangat mudah dan tidak sulit.

    Cara membuat simpul ini adalah sebagai berikut:

    Gambar simpul kembar

    1. Sejajarkan dua buah utas tali

    2.
    Buatlah simpul hidup pada utas tali pertama dengan badan tali kedua berada di tengah

    sosoknya.

    3. Buatlah simpul hidup pada utas tali kedua dengan badan tali pertama berada di tengah

    sosoknya.

    4. Tarik kedua utas tali sehingga kedua simpul hidup menjadi erat dan rapat.

    Fungsi : Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan

    licin dan basah

    13. Simpul Erat

    Fungsi : Gunanya untuk memendekkan tali tanpa pemotongan.

    14.
    Simpul Tambat

    Simpul tambat juga berfungsi sebagai awalan pada simpul simpul yang lainnya

    seperti simpul palang dan simpul silang

  • cara membuat

    Fungsi : Gunanya Untuk memulai ikatan dan digunakan untuk menyeret balok.

    15. Simpul Penarik

    Fungsi : Gunanya untuk menarik benda yang cukup besar.

    16. Simpul Gulung

    Fungsi : Gunanya Untuk diikatkan pada tali penarik agar orang lain dapat membantu

    menarik.

    Gambar (step)

    17. Simpul
    Kursi

    Fungsi : Gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan .

    18. Simpul Pengunci

    Fungsi : simpul yang dibuat untuk menghindari lepasnya ujung atau ekor tali dari ikatan yang

    berbentuk lingkaran pada tali tersebut.

    19. Simpul Prusik

    Fungsi :gunanya untuk naik tali

    20. Simpul Tiang Berganda

    Fungsi :Gunanya Untuk mengangkat atau menurunkan benda/manusia.

    21. Simpul Tangga Tali

  • Fungsi : Gunanya Untuk membuat
    tangga tali.

    Tambahan:

    Simpul silang fungsinya hampir sama dengan simpul palang namun simpul silang lebih cepat

    dan lebih kuat

    cara membuat

    untuk awalan menggunakan simpul tambat dan akhiran menggunakan simpul pangkal

    B. IKATAN

    Ikatan merupakan bentukan tali yang digunakan untuk mengikat dua benda. Macam-macam

    dari ikatan yaitu:

    1. Ikatan Kaki Tiga

    Untuk kaki tiga saya akan tunjukan yang menggunakan awalan simpul Pangkal

    cara
    membuat

  • Fungsi : Untuk mengikat tiga tiang dalam pembuatan kaki tiga, jemuran.

    2. Ikatan Palang

    Ikatan palang

    Ikatan palang berguna untuk mengencangkan kedua tongkat vertikal dan horizontal sehingga

    kedua tongkat tersebut menjadi rapat dan sulit dilepaskan.

    cara membuat

    yang pertama kita membuat simpul pangkal terlebih dahulu dan setelah itu kita lilitkan tali

    tersebut seperti gambar dan jika sudah buat simpul mati pada salah satu
    tongkat

  • Fungsi : Untuk mengikat dua tiang yang bersilangan denga sudut 90 (siku-siku)

    3. Ikatan Silang

    Fungsi : Untuk mengikat dua buah tiang yang bersilangan tidak berbentuk siku.

    4. Ikatan Sambung Tongkat

    Fungsi : Untuk menyambung dua tiang agar lebih panjang.

    5. Ikatan Canggah

    Ikatan canggah ( sambung tongkat )

    Fungsi ikatan tersebut menyambung tongkat dengan tali secara vertical ( sejajar ) ikatan

    canggah biasa dikenal dengan nama sambung
    tongkat

    Cara membuat

    Tips : agar tongkat tersambung dengan kuat setiap dua kali lilitan tarik tali sekuat kuat nya

    Fungsi : Digunakan untuk mengikat dua tiang dalam pembuatan kuda-kuda.

  • C. JERAT

    Jerat merupakan bentukan tali dari benda dengan tali. Macam-macam dari jerat yaitu:

    1. Jerat Tiang Dua Mata

    2. Jerat Bermata Tiga

    3. Jerat Laso

    4. Jerat Delapan

    5. Jerat Tangga

    6. Jerat Tambat

    7. Jerat Kupu-Kupu

    8.
    Jerat Kembar

    Jerat Kembar/ Jerat Inggris

    Jerat kembar (double fisherman lashing) digunakan untuk menyambung dua tali yang sama

    besar.

  • D. PIONEERING

    Menurut asal katanya, pionering berarti bangunan darurat, yakni pembuatan suatu bentuk

    bangunnan dengan menggunakan alat dasar tali dan tongkat. Seorang anggota pramuka

    diharapkan memilikii ketrampilan khusus dalam menggunakan alat ini, karena keduanya

    merupakan alat-alat dasar yang sangat
    berguna dalam kehidupan sehari-hari dikarenakan

    multifungsinya dan dikarenakan sangat sisematisnya.

    Beberapa jenis tali yang digunakan umumnya pada kepramukaan adalah tali yang terbuat dari

    bahan nylon, yang mempunyai kelemahan dan kekurangan. Kelebihannya antara lain:

    a. Ringan dan mudah diatur

    b. Mudah dibuat simpul dengan kekuatan tarik yang merata

    c. Mempunyai elastisitas yang tinggi dan meredan sentakan

    d. Menyerap sedikit air

    Serta kekurangan
    dari nylon yaitu:

    a. Tidak tahan terhadap panas

    b. Mudah meleleh pada temperature yang tinggi

    Agar tali tahan lama dan dapt dipergunakan untuk jangka waktu yang panjang tali harus dan

    perlu diberi perlakuan khusus setelah dipakai kegiatan. Lakukan beberapa langkah berikut

    untuk pemeliharaan tali:

    1. Kotoran/kerikil yang melekat pada tali dicuci dengan air dingin (tidak tahan terhadap

    panas) dan dikeringkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung
    (diangin-anginkan).

  • 2. Tali harus dijauhkan dari bahan-bahan yang merusak tali, misalnya; air accu, oil, minyak,

    bahan-bahan kimia,dll.

    3. Penyimpanan tali pada tempat/ruangan tertentu yang terhindar dari cahaya matahari secara

    langsung, dan diusahakan sirkulasi udara lancar dengan kelembaban rendah.

    4. Tali disimpan dalam keadaan kering dan digantung dalam bentuk lingkaran atau gulungan

    yang secara sederhana dan mudah diurai kembali

    Hasil
    bentukan dari tali, yaitu terdiri dari: simpul, ikat dan jerat. Simpul, ikatan, maupun jerat

    yang baik dan benar adalah simpul, ikatan, dan jerat yang dapat digunakan dengan kuat, tidak

    mudah lepas dan mudah untuk dilepas kembali.

  • BAB II

    KESIMPULAN

    Pendidikan Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang

    penting, yang merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsaIndonesia. Untuk itu perlu

    diketahui sejarah
    perkembangan Kepramukaan di Indonesia.

    Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat,

    mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang ilmu

    pengetahuan dan teknologi. Satuan Karya diperuntukkan bagi para Pramuka Penggalang

    Terap, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega atau para pemuda usia antara 14-25 tahun

    dengan syarat khusus. Setiap Satuan Karya memiliki beberapa krida, yang masing-masing

    mengkhususkan pada
    subbidang ilmu tertentu. Setiap Krida memiliki Syarat Kecakapan

    Khusus untuk memperoleh Tanda Kecakapan KhususKelompok Kesatuan Karyaan yang

    dapat diperoleh Pramuka yang bergabung dengan Krida tertentu di Saka tersebut.

    Satuan Karya Pramuka juga memiliki kegiatan khusus yang disebut Perkemahan Bakti

    Satuan Karya Pramuka disingkat Pertisaka yang dilaksanakan oleh tiap-tiap saka, sedangkan

    kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama lebih dari satu saka yang
    disebut

    Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka disingkat Peransaka. Kegiatan Peransaka antara

    lain melakukan transfer bidang keilmuan masing-masing Satuan Karya.

  • Simpul dalam tali temali apa saja?

    Simpul Ujung Tali. Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas..

    Simpul Mati. Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin..

    Simpul Anyam. … .

    Simpul Anyam Berganda. … .

    Simpul Erat. … .

    Simpul Kembar. … .

    Simpul Kursi. … .

    Simpul Penarik..

    16 Siapa penemu tali temali?

    PENEMU: W.H. Carothers, seorang ahli kimia dan di produksi oleh E.I. du Pont de Memors and Co. pada tahun 1938.

    Apa fungsi dari simpul?

    Fungsi : Simpul Ini berfungsi untuk menyambung dua utas tali yang sama besarnya dan tidak licin. Simpul Pangkal merupakan salah satu simpul yang sering sekali digunakan untuk mengawali atau mengakhiri suatu simpul lainnya.

    Apa fungsi dari simpul tiang?

    Simpul tiang atau bowline, adalah simpul sederhana yang digunakan untuk membentuk loop tetap di ujung tali.

    Kita berharap semoga solusi dari pertanyaan tentang Buku panduan simpul tali temali pdf di atas bermanfaat untuk Agan dan sista semua.

    Kalau teman perlu saran lainnya,sobat dapat kontak kami lewat link kontak kami.

    Buku panduan simpul tali temali pdf | admin | 4.5