Area geografis teratas berdasarkan CPM adalah

By On Saturday, September 24th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Area geografis teratas berdasarkan CPM adalah – Hi om dan tante semua, Thanks dah mau datang ke website situspanda dot com ini. Malam ini, saya di blog situspanda dotcom pengen share saran yg bagus tentang Area geografis teratas berdasarkan CPM adalah. Kami persilakan om dan tante dapat mengecek yang setelah ini:

Anda dapat memeriksa pendapatan YouTube dan performa channel dengan metrik di YouTube Analytics. Beberapa metrik terlihat mirip, tetapi perbedaannya perlu diketahui untuk memahami pendapatan iklan YouTube Anda.

RPM

Pendapatan Per Seribu
(RPM) adalah metrik yang menunjukkan jumlah uang yang Anda dapatkan per 1.000 jumlah tontonan video. RPM berasal dari beragam sumber pendapatan termasuk: Iklan, Langganan channel, pendapatan YouTube Premium, Super Chat, dan Super Stickers.

Mengapa RPM saya lebih rendah daripada CPM saya?

RPM lebih rendah daripada CPM karena RPM:

  • dihitung setelah bagi hasil YouTube.
  • mencakup semua penayangan, termasuk yang tidak dimonetisasi.

Jumlah pendapatan
yang Anda hasilkan tidak berubah sebagai bagian dari penambahan metrik RPM.

Apa perbedaan antara RPM dan CPM?

CPM adalah biaya dari 1.000 tayangan iklan sebelum bagi hasil YouTube. RPM adalah pendapatan total Anda (setelah bagi hasil YouTube) per 1.000 penayangan.

RPM

CPM

  • Metrik yang berfokus pada kreator
  • Mencakup total laporan pendapatan di YouTube Analytics termasuk iklan, YouTube Premium, Langganan Channel, Super Chat, dan Super Stickers
  • Mencakup total jumlah penayangan dari video Anda, termasuk yang tidak dimonetisasi
  • Pendapatan aktual yang diperoleh setelah bagi
    hasil.
  • Metrik yang berfokus pada pengiklan
  • Mencakup hanya pendapatan dari iklan dan YouTube Premium
  • Mencakup hanya penayangan dari video yang dimonetisasi (yaitu iklan ditampilkan)
  • Penghasilan sebelum bagi hasil

Mengapa RPM penting?

Dengan RPM, Anda dapat mengetahui berapa banyak uang yang Anda hasilkan per 1.000 penayangan sehingga dapat membantu Anda memahami seberapa efektif monetisasi Anda secara keseluruhan.

Bagaimana saya bisa meningkatkan RPM saya?

Untuk meningkatkan RPM, Anda harus meningkatkan total pendapatan. Berikut beberapa langkah untuk memaksimalkan RPM:

  • Aktifkan monetisasi untuk semua video
  • Aktifkan
    semua format iklan
  • Aktifkan iklan di posisi yang memenuhi syarat (misalnya, mid-roll)
  • Aktifkan fitur Monetisasi Alternatif (misalnya, langganan, Super Chat) untuk mendiversifikasi sumber pendapatan Anda.

Perlu diingat bahwa setiap fitur memiliki persyaratan dan pedomannya sendiri.

Jika RPM saya naik atau turun, apa artinya?

RPM adalah ringkasan rasio saat Anda menghasilkan uang di YouTube. Jika nilainya naik, artinya Anda menghasilkan lebih
banyak uang untuk setiap 1.000 penayangan. Jika nilainya turun, Anda mendapatkan penghasilan lebih sedikit. Perhatikan bahwa RPM Anda mungkin turun saat ada peningkatan jumlah penayangan yang tidak dimonetisasi, meskipun pendapatan Anda sama.

RPM, baik nilainya naik atau turun, merupakan indikasi yang baik terkait hal apa saja yang berjalan dengan baik, dan mana yang tidak, dalam strategi pendapatan Anda. Dengan memahami hal-hal yang memengaruhi RPM, Anda dapat mengidentifikasi berbagai
peluang dalam mengembangkan strategi monetisasi.

Apa yang tidak diinformasikan RPM terkait pendapatan saya?

RPM adalah metrik monetisasi yang berguna bagi para kreator, tetapi RPM tidak menampilkan seluruh data pendapatan Anda. Berikut ini hal yang tidak disertakan dalam RPM:

  • Pendapatan dari penjualan merchandise atau penggunaan galeri merchandise.
  • Pendapatan yang dihasilkan melalui kesepakatan brand dan sponsor (kecuali YouTube BrandConnect).
  • Pendapatan
    lain apa pun yang dihasilkan secara tidak langsung melalui YouTube (biaya konsultasi, layanan, menjadi pembicara pada konferensi/pertemuan, dll.).

RPM tidak dapat memberi tahu Anda sumber pendapatan mana yang bertanggung jawab atas perubahan pada pendapatan Anda secara keseluruhan

Karena RPM menggabungkan beberapa metrik, RPM tidak dapat memberi tahu Anda sumber pendapatan mana yang bertanggung jawab atas perubahan pada pendapatan Anda.

Misalnya, Anda mungkin melihat
penurunan RPM karena jumlah penayangan Anda mungkin naik, tetapi tidak semua penayangan tersebut diaktifkan untuk iklan. Atau Anda dapat melihat RPM Anda naik tanpa perubahan signifikan pada jumlah penayangan karena penonton mendaftar ke Langganan Channel.

Sebaiknya gunakan semua analisis yang berbeda yang diberikan YouTube untuk membantu Anda memahami sepenuhnya perubahan pada RPM Anda.

Tonton video dan pelajari RPM

Untuk mempelajari RPM lebih lanjut, tonton video
berikut dari channel Kreator YouTube.

New Monetization Metric: Revenue Per Mille (RPM)

CPM

Biaya per 1.000 tayangan (CPM) adalah metrik yang menunjukkan jumlah uang yang dibayarkan pengiklan untuk menayangkan iklannya di YouTube. Anda akan melihat beberapa metrik CPM yang berbeda di YouTube Analytics:

  • CPM:
    Biaya yang dibayarkan pengiklan untuk 1.000 tayangan iklan. Tayangan iklan dihitung setiap kali iklan ditampilkan.
  • CPM berbasis pemutaran: Biaya yang dibayarkan pengiklan untuk 1.000 pemutaran video yang menampilkan iklan.

Apakah perbedaan antara CPM dan CPM berbasis pemutaran?

Video di YouTube dapat menampilkan lebih dari satu iklan. CPM berfokus pada biaya yang dibayarkan pengiklan untuk tayangan iklan. CPM berbasis pemutaran berfokus pada
biaya yang dibayarkan pengiklan untuk pemutaran video yang menyertakan satu atau beberapa iklan. CPM berbasis pemutaran sering kali lebih tinggi daripada CPM.

Misalnya, video Anda ditayangkan 5.000 kali. Sebanyak 1.000 penayangan menyertakan satu iklan dan 500 penayangan lainnya menyertakan dua iklan, sehingga total ada 1.500 penayangan dengan iklan. Ini berarti ada 2.000 tayangan iklan individual, tetapi hanya 1.500 pemutaran yang dimonetisasi.

Misalkan pengiklan membayar total $7.
Biaya per tayangan video akan sama dengan biaya yang dibayarkan pengiklan, yakni $7, dibagi 2.000 tayangan iklan, atau $0,0035. CPM, atau biaya per 1.000 tayangan, akan sama dengan $0,0035 dikalikan 1.000, atau $3,50. CPM berbasis pemutaran akan sama dengan $7 dibagi dengan 1.500 pemutaran yang dimonetisasi, dikalikan 1.000, atau $4,67.

Mengapa CPM penting?

Anda mendapatkan bagian dari uang yang dibayarkan pengiklan saat iklan mereka
ditayangkan di video Anda. Semakin besar yang dibayarkan pengiklan untuk iklan tersebut, semakin banyak uang yang Anda peroleh. CPM Anda adalah indikator yang baik tentang seberapa berharga video dan penonton Anda bagi pengiklan untuk mencapai sasaran bisnisnya.

Pendapatan Anda tidak akan sama dengan CPM yang dikalikan jumlah penayangan karena CPM menunjukkan jumlah yang dibayarkan pengiklan, bukan jumlah yang Anda hasilkan. Selain itu, tidak semua penayangan menyertakan iklan. Beberapa
video yang tidak cocok untuk pengiklan tidak memenuhi syarat untuk menyertakan iklan sama sekali. Penayangan video lainnya mungkin tidak menyertakan iklan karena kurangnya iklan yang tersedia. Penayangan yang menyertakan iklan disebut pemutaran yang dimonetisasi.

Mengapa CPM saya berubah-ubah?

Fluktuasi CPM dari waktu ke waktu merupakan hal yang normal, dan terjadi karena
banyak alasan, seperti:

  • Peristiwa musiman: Pengiklan mengajukan bid lebih tinggi atau lebih rendah tergantung peristiwa musiman tertentu. Misalnya, banyak pengiklan mengajukan bid lebih tinggi tepat sebelum musim liburan.
  • Perubahan geografi penonton: Pengiklan dapat mengontrol area geografis yang ingin mereka jangkau dengan iklannya. Lokasi yang berbeda memiliki level persaingan yang berbeda di pasar iklannya, sehingga CPM akan bervariasi
    tergantung area geografisnya. Jika terjadi perubahan pada asal sebagian besar penayangan Anda, kemungkinan CPM Anda akan berubah. Misalnya, jika sebelumnya Anda mendapatkan penayangan dari area geografis dengan CPM lebih tinggi, tetapi sekarang lebih banyak penayangan Anda berasal dari area geografis denganĀ CPM lebih rendah, kemungkinan Anda akan melihat penurunan CPM.
  • Perubahan distribusi format iklan yang tersedia: Jenis iklan yang berbeda cenderung memiliki CPM
    yang berbeda. Jika, misalnya, ada lebih banyak iklan yang tidak dapat dilewati dalam inventaris iklan, CPM mungkin lebih tinggi.

Estimasi pendapatan vs. pendapatan iklan

  • Estimasi pendapatan: Pendapatan dari semua jenis pendapatan, termasuk langganan channel, pendapatan YouTube Premium, dan Super Chat. Anda akan melihat metrik ini di tab Pendapatan.
  • Estimasi pendapatan iklan: Pendapatan
    hanya dari iklan yang ditayangkan di video Anda. Anda akan melihat metrik ini dalam laporan sumber pendapatan.

Penayangan, tayangan iklan, dan estimasi pemutaran yang dimonetisasi

  • Penayangan: Berapa kali video Anda ditonton.
  • Tayangan iklan: Berapa kali setiap iklan ditampilkan di video Anda.
  • Estimasi pemutaran yang dimonetisasi: Berapa kali video yang menyertakan iklan ditonton.

Jika video Anda ditayangkan 10 kali, dan 8 dari penayangan tersebut menampilkan iklan, berarti Anda mendapatkan 10 penayangan dan 8 estimasi pemutaran yang dimonetisasi. Jika salah satu dari estimasi pemutaran yang dimonetisasi tersebut ternyata menampilkan 2 iklan, berarti Anda mendapatkan 9 tayangan iklan.

Tidak semua penayangan di YouTube menampilkan iklan. Penayangan tidak menampilkan iklan jika:

  • Video tidak
    cocok untuk pengiklan.
  • Iklan atau format iklan tertentu dinonaktifkan untuk video tersebut.
  • Tidak ada iklan yang dapat ditampilkan kepada penonton tertentu. Pengiklan dapat memilih untuk menargetkan perangkat, demografi, dan minat tertentu. Penonton Anda mungkin tidak cocok dengan penargetan ini. Pelajari
    metode penargetan yang tersedia untuk iklan video lebih lanjut.
  • Berbagai faktor lainnya, termasuk wilayah geografis penonton, seberapa baru mereka melihat iklan, apakah mereka memiliki langganan Premium atau tidak, dll.

Karena penayangan yang berbeda tersebut, kemungkinan besar Anda akan memiliki lebih banyak penayangan daripada estimasi pemutaran yang dimonetisasi.

Apakah ini membantu?

Bagaimana cara meningkatkannya?

Apa yang dimaksud dengan CPM?

Biaya per 1.000 tayangan (CPM) adalah metrik yang menunjukkan jumlah uang yang dibayarkan pengiklan untuk menayangkan iklannya di YouTube. Anda akan melihat beberapa metrik CPM yang berbeda di YouTube Analytics: CPM: Biaya yang dibayarkan pengiklan untuk 1.000 tayangan iklan.

Berapa CPM di Indonesia?

CPM adalah uang yang bakal didapatkan oleh Youtuber setiap 1000 penayangan iklan di seluruh video yang dimiliki. Di Indonesia sendiri nominalnya sekitar Rp 7.000 per seribu tayangan iklan.

Bagaimana cara menaikan CPM?

Cara Meningkatkan CPM YouTube Dengan Cepat.

Aktifkan Semua Monetisasi Video. … .

2. Harus Memperoleh Viewer Yang Banyak. … .

Pastikan Semua Jenis Iklan Telah Diaktifkan. … .

4. Buatlah Durasi Video di Atas 8 Menit. … .

Menggunakan SEO YouTube. … .

6. Tentukan Target Penonton Yang Mempunyai Nilai CPM Tinggi..

Apa yang menyebabkan CPM turun?

CPM bisa rendah karena pada masa C19 ini, banyak brand yang menunda campaign beriklan mereka di YouTube. Semakin sedikit iklan, semakin rendah penghasilan konten kreator.

Kami harap kiranya jawaban dari pertanyaan mengenai Area geografis teratas berdasarkan CPM adalah itu bermanfaat bagi ibu dan bapak semuanya.

Bila anda membutuhkan bantuan lebih lanjut,ibu dan bapak dapat kirim pertanyaan kita via link contact us.

Area geografis teratas berdasarkan CPM adalah | admin | 4.5