Apakah memakai tato temporer sah untuk sholat

By On Saturday, November 5th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Apakah memakai tato temporer sah untuk sholat – Pa kabar Agan semua, Met Datang di web site www.situspanda.Com ini. Sore ini, kita dari situs situspanda dot com akan menampilkan pertnyaan sekaligus jawabannya yang wokeh yang akan menunjukkan tentang Apakah memakai tato temporer sah untuk sholat. Silahkan teman bisa melihat yang setelah ini:

Menghapus tatto pakai laser. ©2014 YouTube

Merdeka.com – Ada beberapa orang muslim menyukai seni melukis tubuh atau tato. Gambar yang dilukis pun beragam mulai dari nama sendiri, bunga,
binatang dan lain sebagainya.

Namun bagaimana bertato dalam hukum Islam?

Ustaz Syamsul Arifin Nababan, pendiri pondok pesantren mualaf An Nabba Center menjelaskan, bagi orang muslim bertato hukumnya haram. Karena tato itu bagian dari mendzalimi diri sendiri.

“Jangan kamu menghancurkan dirimu sendiri dan jangan kamu bunuh dirimu sendirimu kata Allah SWT,” kata ustaz Nababan, kepada
merdeka.com, di pondok pesantren Mualaf An Nabba center, Ciputat, Senin (12/6).

Umumnya tato menyatu dengan kulit sehingga ketika salat akan tetap sah. Kecuali menghalangi wudhu itu membuat salat tidak sah. Ustaz Nababan menerangkan, antara salat dengan tato dua hukum yang berbeda.

“Hukum salat wajib kalau ditinggal kan berdosa. Hukum tato
haram,” paparnya.

Sehingga salat dengan menggunakan tato salatnya tetap sah. Tapi hukum membuat tato itu haram berdosa. [ded]

Baca juga:
Rasulullah: Muslim yang puasa tapi riya, dia sudah berbuat
syirik
Tujuh manfaat puasa bagi kehidupan umat muslim
Bolehkan driver ojek online tak puasa selama Ramadan? Ini jawabannya
Ini hukum
mewarnai rambut dalam Islam
Puasa tapi tak salat, dapat pahala atau tidak? Ini sabda Rasulullah

Sahabat umma, mentato bagian tubuh diharamkan dalam agama Islam. Padahal tak sedikit umat muslim yang menggambar tubuhnya demi kesenangan dan gaya hidup.

Dalam bahasa Arab tato disebut al-wasymu, yaitu memasukkan jarum ke dalam tubuh (kulit) untuk memasukkan zat yang berwarna sehingga timbul suatu gambar yang diinginkan pada tubuh (kulit) itu. 

Tato menggunakan bahan pewarna yang tidak dapat menyerap air. Sehingga ketika berwudu, air tidak bisa
meresap ke dalam kulit.

Henna. (Foto: wikipedia)

Jumhur ulama bersepakat, hukum memakai tato adalah haram. Ini berdasarkan beberapa hadis Rasulullah Shallallahi Alaihi Wa sallam. Rasulullah bersabda: “Allah melaknat orang-orang yang mentato dan yang minta untuk ditato.” (HR Bukhari).

Kemudian dalam hadis lain Rasulullah Shallallahi Alaihi Wa sallam juga
bersabda: “Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya, melakukan tato di wajahnya, menghilangkan rambut dari wajahnya, menyambung giginya demi kecantikan, mereka itu telah mengubah ciptaan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Namun tahukah Anda, ada tato yang diperbolehkan dalam Islam? Tato ini biasa digunakan oleh perempuan Arab untuk menghias jemari atau bagian tubuh lainnya. Mereka menyebutnya Henna.

Henna diketahui dibuat dari bahan tradisional sehingga menyerap air. Untuk
menghias tubuh dengan henna ini pun tidak memerlukan jarum suntik. Karena cukup menempelkan henna di atas bagian tubuh yang akan digambar.

Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menyatakan, hukum tato seperti henna adalah mubah, karena digunakan sebagai perhiasan. Dasarnya Allah membolehkan seseorang memakai atau membuat perhiasan di badannya.

Namun, jika tato yang digunakan dengan menusuk dan menyakiti diri sendiri, bahkan menyebabkan tidak sahnya wudu akibat terhalang pewarna
yang digunakan. Kemudian berakibat merusak iman dan akhlak karena tak sah melakukan salat, maka hukumnya berubah menjadi haram.

assalamu’alaikm ustadz..

sya mau tnya.. ttng hukum’a bertatto.. yg saya tau jika seorg muslim bertatto tdk sah wudlu’a.. tdk sah jg shalat’a.. kcuali dihilangkan dgn cara dikolep sluruh anggota bdan yg brtato.. apa ada cara lain slain dripada tu jika punya byak tato? trus bgmana dgn muallaf yg sblum’a byak tato’a..

sejatinya anggapan bahwa
sholat dan wudhu tidak sah jika seorang muslim mempunyai tato tidak sepenuhnya benar.

Sebab kalau kita cermati yang terjadi pada tato, tidak ada lapisan yang menghalangi kulit dari terkena basah air. Sebab tinta tato itu bukan merupakan selaput yang menutup kulit, melainkan tinta yang masuk ke dalam bagian dalam kulit. Sehingga tidak terjadi proses pelapisan atau penutupan kulit dari terkena air wudhu. Termasuk juga air untuk mandi janabah.

tapi mungkin memang ada bahan tato yang
bukan tinta, akan tetapi seperti selaput kulit yang memang mnutup kulit untuk terkena air, kalau memang itu ada.

Namun yang jadi masalah justru pada pembuatan tato itu. Membuat tato itu adalah perbuatan haram dan dilaknat oleh Allah seperti tersebut dalam hadisnya:

عَنْ عَبْدِ اللهِ، قَالَ: «لَعَنَ اللهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ، وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ، وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللهِ»

Dari Abdullah bin Mas’ud ra, beliau
berkataa: “Allah melaknat yang membuat Tatto dan meminta dibuatkan tattoo, dan juga yang mencukur bulu rambut di wajahnya dan juga yang meminta dicukur bulu rambut wajahnya untuk tujuan memperelok, dan orang yang mengubah ciptaan Allah” (HR. Bukhori)

Perbuatan-perbuatan yang rusak ini dilakukan dengan menyiksa dan menyakiti badan, yaitu dengan menusuk-nusukkan jarum pada badan orang yang ditato itu. Semua ini menyebabkan laknat, baik terhadap yang mentato ataupun orang yang minta ditato.

Jalan terbaik buat orang yang sudah terlanjur ditato (seperti muallaf) adalah bertaubat kepada Allah SWT. Kalau masih mungkin dihilangkan gambar-gambar itu, upayakanlah sebisa mungkin. Tapi kalau memang mustahil dihilangkan, maka jangan sampai nantinya melukai diri sendiri denga cara yang berbahaya bahkan membahayakan diri dan nyawa ketika menghilangkan itu. karena banyak isu yang berkembang kalau tato itu hanya bisa diapus dengan setrika. jelas ini membahayakan diri.

syariat tidak
memaksa manusia mengerjakan apa yang memang tidak mampu dijangkau, yang terpenting taubat kembal ke islam ikhlas dan tulus, dan terus berusaha, barangkali ada jalan atau cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan tato tentu dengan cara yang lebih aman.

Dan tidak perlu khawatir shalat tidak diterima hanya lantaran isu bahwa tato menghalangi air wudhu’. Insya Allah tato itu tidak menghalangi air wudhu’ dan bila berwudhu’ dengan memenuhi syarat dan rukunnya, hukumnya sah dan boleh melakukan
shalat dengan wudhu’ itu.

Wallahu a`lam

Apakah tato temporer menghalangi air wudhu?

UAS mengatakan, mereka tidak perlu khawatir karena air wudhu dapat membasahi kulit yang terhalang tato. Dengan demikian, shalat mereka insya Allah diterima oleh-Nya. “Wudhunya sah, airnya bisa masuk. Sudah dikaji oleh para ulama, tidak perlu membuang tatonya,” ucap UAS.

Apakah yang di tato masih bisa sholat?

Sahkah wudhu dan shalatnya? Kalau kita cermati sebenarnya yang terjadi pada tato, tidak ada lapisan yang menghalangi sampainya air ke kulit. Sebab tato tidak berada di luar kulit, melainkan di dalam kulit. Berdasarkan hal ini, maka wudhu maupun mandi janabah seseorang yang bertato adalah sah.

Berapa lama hilang tato temporer?

Sebelum itu, apasih perbedaan tato semi permanen dengan tato temporer? Tato Semi permanent dapat hilang dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun, sedangkan tato temporer biasanya berbentuk stiker atau henna yang daya tahannya hanya dalam hitungan hari atau minggu.

Apakah tato temporer bisa di hapus?

Sesuai namanya, tato temporer merupakan tato sementara yang bisa hilang seiring waktu.

Saya berharap semoga solusi dari pertanyaan tentang Apakah memakai tato temporer sah untuk sholat itu ada gunanya untuk sista dan agan semua.

Siapa tahu om dan tante perlu bantuan yang lain,sobs boleh kontak saya lewat link kontak.

Apakah memakai tato temporer sah untuk sholat | admin | 4.5